• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 08:29
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

OJK Ingatkan Lembaga Keuangan terkait Dampak Konflik AS-Israel vs Iran Picu

OJK menilai dinamika kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas sektor keuangan domestik.

EffranbyEffran
05/03/26 - 15:12
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto: MI/ Ramdani

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global. Konflik AS-Israel vs Iran yang sedang berlangsung mendorong otoritas keuangan Indonesia meningkatkan kewaspadaan.

Otoritas Jasa Keuangan memastikan terus memantau perkembangan situasi tersebut. OJK menilai dinamika kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas sektor keuangan domestik.

Pejabat sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan pihaknya mencermati kondisi global secara serius. Ia menilai eskalasi konflik dapat berdampak pada pasar keuangan nasional.

OJK Minta Industri Siapkan Langkah Antisipatif

OJK meminta seluruh lembaga jasa keuangan meningkatkan kewaspadaan. Regulator juga mendorong industri menyiapkan strategi mitigasi risiko sejak dini.

“Sehubungan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang kita cermati bersama, lembaga jasa keuangan kami minta terus mencermati situasi yang terjadi. Lalu melakukan antisipasi dampaknya terhadap kondisi debitur dan pasar keuangan itu sendiri,” ujar Friderica dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan di Jakarta.

Arahan tersebut mencakup pengelolaan risiko kredit, likuiditas, serta potensi tekanan di pasar modal. OJK ingin memastikan industri tetap tangguh menghadapi gejolak eksternal.

IHSG Terkoreksi, Volatilitas Kembali Meningkat

Di sisi pasar saham, tekanan sempat mereda pada Februari 2026. Namun, volatilitas kembali meningkat pada awal Maret seiring eskalasi konflik.

Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyebut per 27 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.235,49.

Secara bulanan, IHSG terkoreksi 1,13 persen. Sementara secara year to date, indeks melemah 4,76 persen. Angka tersebut mencerminkan sentimen global yang masih fluktuatif. Investor merespons perkembangan geopolitik dengan sikap lebih berhati-hati.

Koordinasi Intensif dengan SRO Pasar Modal

Hasan menegaskan OJK terus memantau pergerakan pasar. Regulator juga memperkuat koordinasi dengan Self Regulatory Organization. Koordinasi itu melibatkan Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia.

“OJK tentu terus memantau pergerakan pasar serta terus melakukan koordinasi dengan SRO, BEI, KSEI, dan KPEI. Termasuk juga para pelaku di industri pasar modal dalam mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan,” ujar Hasan.

Langkah itu bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. OJK ingin memastikan setiap kebijakan responsif terhadap dinamika global.

Stabilitas Domestik Tetap Jadi Prioritas

Konflik geopolitik memang berada di luar kendali otoritas nasional. Namun, OJK menekankan pentingnya kesiapan internal.

Regulator mengajak pelaku industri tetap disiplin dalam manajemen risiko. OJK juga mendorong transparansi informasi kepada publik.

Dengan pendekatan proaktif, sektor jasa keuangan mampu meredam dampak eksternal. Stabilitas domestik tetap menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian global.

Tags: BEIihsgkonflik timur tengahKPEIKSEIOJKpasar keuangan globalstabilitas sektor keuangan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Harga Emas Anjlok di Bawah US$5.000, ini Penyebabnya

byEffran
24/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- HARGA emas dunia kembali tertekan dan menyentuh titik terendah dalam sebulan terakhir. Tekanan muncul setelah bank sentral...

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

byWandi Barboy
22/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatasi pengajuan anggaran baru oleh kementerian dan lembaga untuk menjaga kesehatan Anggaran...

Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran 2026.

H-1 Lebaran Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Terpantau Landai

byNurand1 others
20/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)---- Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran...

Berita Terbaru

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan
Mudik Dan Lebaran

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

byAtikaand1 others
26/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mengurai antrean kendaraan arus balik Lebaran...

Read moreDetails
Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

26/03/2026
Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

26/03/2026
235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

25/03/2026
Mantan striker Manchester United, Michael Owen

Michael Owen Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Manchester United

25/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.