Bandar Lampung (Lampost.co)—- Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) telah menambah dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) baru yang berlokasi di Rest Area KM 20 A dan Rest Area KM 49 B.
“Penambahan fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Yakni selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) I Wayan Mandia.
Ia menjelaskan kehadiran SPBU di dua titik strategis tersebut harapannya dapat mengurangi antrean pengisian bahan bakar. Serta meminimalisir potensi kepadatan kendaraan di rest area lainnya.
Baca juga: Kakorlantas Cek Kesiapan Pelabuhan Bakauheni Hadapi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Idulfitri
“Rest Area KM 20 A melayani kendaraan dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar, sementara Rest Area KM 49 B melayani kendaraan dari arah sebaliknya,” ujarnya.
Penambahan Fasilitas
Wayan menyampaikan bahwa penambahan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya pada periode dengan mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran.
“Selain SPBU, pengelola juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung lainnya yang ada di rest area Tol Bakter seperti area parkir yang lebih luas. Toilet bersih, musala, pusat kuliner UMKM, serta layanan informasi dan juga posko kesehatan,” ujarnya.
Direktur Utama BTB itu mengatakan dengan tambahan dua SPBU di Tol Bakter, penyaluran kendaraan yang berhenti untuk pengisian bahan bakar harapannya lebih merata sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik rest area saja.
Ia menambahkan Tol Bakter berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal. Selama periode puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sementara itu, Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) BTB Irpan Sahpani menyebut dua SPBU baru yang ada di Rest Area KM 20 A. Serta Rest Area KM 49 B tersebut sudah mulai beroperasi sejak 16 Januari 2026.
“Alhamdulillah sudah beroperasi sejak 16 Januari 2026, dan memang kita proyeksikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada pengguna jalan. Terutama pada periode mobilitas tinggi atau ramai seperti arus mudik lebaran,” imbuhnya.
Irpan berharap, dengan kesiapan infrastruktur dan fasilitas yang semakin lengkap, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Di ruas Tol Bakter dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar terus mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku. Baik itu saat berhenti di rest area dengan memastikan kendaraan terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil.
Saat berkendara di jalan tol dengan mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam. Mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Serta perbaharui informasi lalu lintas Tol Bakter melalui aplikasi Astoll by HKA dan Call Center di 150700.








