IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 02/04/2026 19:26
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Kendaraan Listrik Tumbuh Pesat di 2025, Prediksi Tahun Depan Bikin Was-was

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penerimaan kendaraan listrik mencapai 55.225 unit hingga September 2025.

EffranbyEffran
15/12/25 - 17:53
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Penjualan mobil listrik di Indonesia tumbuh. Dok Lampost

Penjualan mobil listrik di Indonesia tumbuh. Dok Lampost

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Tren kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan kuat sepanjang 2025. Data industri memperlihatkan peningkatan minat konsumen secara signifikan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penerimaan kendaraan listrik mencapai 55.225 unit hingga September 2025. Angka itu mencerminkan ekspansi pasar yang agresif.

Pertumbuhan tersebut dipicu insentif fiskal, penurunan biaya operasional, dan meningkatnya pilihan model kendaraan listrik. Faktor harga masih memegang peran utama. Meski mencatat kinerja positif, laju pertumbuhan kendaraan listrik pada 2026 akan melambat. Sejumlah analis melihat perubahan struktur pasar.

Pakar otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu, menilai tahun 2026 menjadi fase konsolidasi industri kendaraan listrik nasional. Produsen akan menghadapi tekanan adaptasi.

Pemerintah mulai mengurangi insentif fiskal berbasis impor. Kebijakan itu mendorong produsen beralih ke produksi lokal dan peningkatan TKDN. Kenaikan harga BEV berpotensi menahan pertumbuhan volume penjualan. Model CBU menghadapi tantangan terbesar.

Kelas menengah menjadi segmen paling sensitif terhadap kenaikan harga. Kondisi ekonomi makro yang belum stabil memperkuat risiko tersebut. Namun, perlambatan itu membuka ruang persaingan yang lebih sehat. Pasar akan mengutamakan kualitas produk dan komitmen jangka panjang.

Produsen yang menanamkan investasi lokal berpeluang memperluas pasar. BEV berharga terjangkau menjadi kunci daya saing. Sebaliknya, merek yang hanya mengandalkan impor berisiko kehilangan momentum. Konsumen mulai mempertimbangkan nilai jangka panjang.

Situasi itu juga membuka peluang bagi produsen Jepang. Segmen hybrid electric vehicle berpotensi tumbuh stabil. Produk hybrid menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian. Konsumen menilai opsi itu lebih aman.

Jaringan layanan purnajual yang luas meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Jepang. Persepsi risiko tetap rendah. Riset ID COMM menunjukkan pengguna mobil listrik masih dominasi kelompok berpendapatan tinggi. Mayoritas pemilik sudah memiliki mobil konvensional.

Alasan Membeli Kendaraan Listrik

Motivasi ekonomi menjadi alasan utama pembelian kendaraan listrik. Konsumen mengejar biaya operasional rendah dan insentif pajak. Kesadaran lingkungan belum menjadi faktor dominan dalam keputusan pembelian. Harga tetap menjadi penentu utama.

Harga mobil listrik saat itu berkisar antara Rp189 juta hingga Rp1,58 miliar. Rentang harga itu membatasi penetrasi pasar massal. Mayoritas konsumen berasal dari usia 25 hingga 50 tahun dengan mobilitas tinggi. Segmen itu menjadi target utama produsen.

Ke depan, keberhasilan kendaraan listrik bergantung pada harga terjangkau dan infrastruktur pendukung. Konsolidasi industri menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Tags: data Gaikindo EVkendaraan listrik Indonesia 2025mobil hybrid Indonesiapasar BEV Indonesiapenjualan mobil listrikprediksi kendaraan listrik 2026
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ekonom Ingatkan Dampak Perang Global Terhadap Rantai Pasok Pangan

Ekonom Ingatkan Dampak Perang Global Terhadap Rantai Pasok Pangan

byAsrul Septianand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Angka inflasi Provinsi Lampung pada Maret 2026 tercatat terkendali di level 1,16 persen (yoy). Pengamat ekonomi dari Universitas...

Lampung Jadi Provinsi dengan Angka Inflasi Terendah di Indonesia

Inflasi Maret Capai 1,16 Persen Lebih Rendah Dibanding Bulan Sebelumnya

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat laju inflasi tahunan Provinsi Lampung pada Maret 2026 mencapai...

Skema WFH

Ini Landasan Hukum Penerapan WFH bagi ASN, Karyawan Swasta Tergantung Kebijakan Perusahaan

byAdi Sunaryoand2 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan...

Berita Terbaru

Gandeng BUMN, Bupati Egi Akselerasi Pariwisata Lampung Selatan, Bidik Dampak Ekonomi Langsung
Advertorial

Gandeng BUMN, Bupati Egi Akselerasi Pariwisata Lampung Selatan, Bidik Dampak Ekonomi Langsung

byAdi Sunaryo
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tancap gas mendorong sektor pariwisata naik kelas ke level nasional. Bupati Lampung Selatan, Radityo...

Read moreDetails
spanyol vs mesir

Spanyol Gagal Taklukkan 10 Pemain Mesir di Barcelona

02/04/2026
Ilustrasi makan bergizi gratis. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona.

Pemerintah Putuskan MBG Hanya pada Hari Sekolah

02/04/2026
belanda vs ekuador

Drama 10 Pemain di Eindhoven, Belanda Tahan Imbang Ekuador 1-1

02/04/2026
Di tengah arus modernisasi, berbagai tradisi lokal tetap dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Lampung.

7 Tradisi Lokal Lampung yang Masih Dilestarikan hingga Kini

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.