• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 15:21
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Petani Didorong Tanam Buah-Buahan untuk Dukung Program MBG

pemerintah mendorong petani menanam berbagai tanaman buah, seperti melon, semangka, pepaya, alpukat, hingga pisang untuk mendukung pasokan buah lokal.

EffranAntaranewsbyEffranandAntaranews
12/11/25 - 21:24
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Petugas menyiapkan makanan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). (ANTARA)

Petugas menyiapkan makanan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). (ANTARA)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sektor pertanian dengan mendorong petani menanam berbagai jenis buah-buahan. Langkah itu untuk mendukung ketersediaan bahan baku bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pemerintah pusat jalankan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan program MBG memiliki keterkaitan erat dengan upaya swasembada pangan daerah. Menurutnya, sinergi antara program nasional dan daerah penting untuk menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan.

“Pemerintah daerah ingin memastikan program pusat dan daerah berjalan seimbang dan saling mendukung. Program swasembada pangan dan makan bergizi gratis harus terintegrasi agar manfaatnya terasa bagi masyarakat,” ujar Elvira.

Dia menjelaskan Lampung memiliki potensi besar di sektor hortikultura. Untuk itu, pemerintah mendorong petani menanam berbagai tanaman buah, seperti melon, semangka, pepaya, alpukat, hingga pisang untuk mendukung pasokan buah lokal.

“Kami mendorong petani memperluas penanaman buah seperti melon dan semangka. Saat ini jumlah petani yang menanam sudah banyak, tetapi kami ingin produksinya meningkat agar pasokan stabil,” kata Elvira.

Selain mendorong produksi buah, Pemprov Lampung juga berupaya menjaga stabilitas harga pangan dengan memperluas lahan tanam cabai merah dan bawang merah. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi di tingkat daerah.

“Selain buah, kami juga meningkatkan produksi cabai merah, bawang merah, dan jagung. Ketiganya penting untuk menjaga ketahanan pangan Lampung,” tambahnya.

Pemerintah juga menggencarkan pengembangan komoditas tebu melalui dukungan Kementerian Pertanian. Langkah itu menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju swasembada gula nasional.

Produksi Buah-buahan Lampung

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung 2024, produksi buah-buahan di Lampung cukup tinggi. Komoditas melon tercatat memiliki luas panen 269 hektare dengan produksi mencapai 33.962 kuintal, atau produktivitas rata-rata 126,16 kuintal per hektare.

Produksi semangka pada tahun yang sama mencapai 179.343 kuintal dari lahan seluas 1.257 hektare dengan produktivitas rata-rata 142,71 kuintal per hektare. Sementara itu, produksi alpukat mencapai 463.855 kuintal dengan rata-rata hasil 72,51 kilogram per pohon.

Komoditas lain juga mencatat hasil yang signifikan. Produksi pepaya mencapai 819.573 kuintal, pisang 15.823.280 kuintal, rambutan 473.858 kuintal, dan salak 105.531 kuintal.

Elvira menegaskan peningkatan produksi buah tidak hanya untuk mendukung Program MBG. Namun, juga untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

“Kami ingin petani merasakan manfaat langsung dari kebijakan pangan nasional. Produksi buah yang melimpah membuat Lampung bisa menjadi penyuplai utama bahan pangan bergizi untuk masyarakat,” kata dia.

Tags: Elvira Umihanniketahanan pangan daerahpertanian hortikultura Lampungpetani lampungproduksi buah Lampungproduksi melon Lampungproduksi semangka Lampungprogram makan bergizi gratisswasembada pangan Lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

byDelima Napitupulu
11/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Menjelang siklus peningkatan konsumsi pada periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung...

Ilustrasi

Defisit 3 Persen Harga Mati, Kemenkeu Bidik Rasio Utang Stabil 40%

byDelima Napitupuluand1 others
11/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Keuangan komit menjaga disiplin fiskal di tengah kondisi ekonomi global. Wamenkeu, Juda Agung, memastikan pemerintah akan mempertahankan rasio...

Berita Terbaru

Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Lampung

Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

byRicky Marlyand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen memperbaiki tata kelola keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal...

Read moreDetails
Reza Smash

Reza SMASH Resmi Nikahi Santi Febrianti: Akad di KUA dan Keliling Naik Moge

11/02/2026
westlife

Westlife Konser di Jakarta, Sebut Indonesia Rumah Kedua

11/02/2026
Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

11/02/2026
Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.