Labuhan Maringgai (Lampost.co)—- Senja perlahan turun di pangkalan perahu nelayan Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai. Jika sebelumnya kegelapan menjadi batas bagi aktivitas nelayan, kini cahaya baru hadir membawa rasa aman dan harapan baru.
Pada November 2025, sebanyak lima (5) unit lampu tenaga surya resmi terpasang di lingkungan kawasan pangkalan perahu nelayan. Memberikan penerangan yang mendukung aktivitas Masyarakat pesisir pada malam hari.
Baca juga: Dukung Program Pemerintah, PHE OSES Intervensi Gizi Balita Stunting di Lampung Timur
Menghadirkan cahaya yang memberi rasa aman sekaligus harapan baru bagi masyarakat pesisir.
Program pemasangan lampu tenaga surya ini merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Dukung Aktivitas Masyarakat
Penerangan yang memadai di malam hari harapannya dapat menunjang berbagai mampu mendukung aktivitas nelayan. Mulai dari persiapan melaut, bongkar muat hasil tangkapan, hingga perawatan perahu dan alat tangkap.
Program ini terlaksana bersama Persatuan Nelayan Langgeng Bahari Makmur Desa Sriminosari, dengan dukungan Camat Labuhan Maringgai, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur.
Serta Penyuluh Perikanan P Kementerian Kelautan dan Perikananerikanan (KKP). Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antara Perusahaan,
Pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kawasan pesisir yang lebih aman dan produktif. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi dalam membangun kawasan pesisir yang lebih produktif dan berdaya.
Bangun Kolaborasi
Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kawasan pesisir yang lebih aman dan produktif.
Selain mendukung aktivitas ekonomi, keberadaan 5 lima unit lampu tenaga surya tersebut juga meningkatkan aspek keamanan. Keselamatan, dan kenyamanan di sekitar pangkalan perahu. Area yang sebelumnya minim penerangan kini menjadi lebih terang.
Sehingga mengurangi risiko kecelakaan kerja serta potensi gangguan keamanan, terutama khususnya pada malam hingga dini hari.
Head Comrel Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pemasangan menghadirkan fasilitas fisik. Melainkan bagian dari upaya membangun masa depan pesisir yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Melalui pemasangan 5 lima unit lampu tenaga surya ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata yang langsung nelayan rasakan. Cahaya ini bukan hanya soal penerangan. Tetapi juga simbol semangat, optimisme, dan komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dukungan Infrastruktur
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Labuhan Maringgai, Hendri Gunawan. Menurutnya, dukungan infrastruktur seperti ini sangat masyarakat nelayan butuhkan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian PHE OSES. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi nelayan dan serta meningkatkan rasa aman di lingkungan pangkalan perahu,” katanya.
Dari sisi nelayan, rasa syukur dan antusiasme turut di sampaikan oleh perwakilan Perwakilan Persatuan Nelayan Langgeng Bahari Makmur Desa Sriminosari turut menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas kehadiran penerangan tersebut.
“Sekarang kami bisa beraktivitas lebih nyaman di malam hari. Penerangan ini sangat membantu. Baik saat menyiapkan perahu maupun saat pulang kembali dari melaut. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut karena dampaknya benar-benar kami rasakan,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, pemasangan lima unit lampu tenaga surya di Desa Sriminosari melengkapi rangkaian program serupa yang telah dijalankan PHE OSES di wilayah pesisir Kecamatan Labuhan Maringgai.
Sepanjang periode 2023 hingga -2025, PHE OSES telah menyalurkan total 37 unit lampu tenaga surya sebagai wujud. Inisiatif ini menjadi bukti konsistensi perusahaan Perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur energi bersih yang mendukung keselamatan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan.








