• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 19/03/2026 06:15
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Soal Kebocoran 6 Juta Data NPWP, Sri Mulyani Minta Ditjen Pajak Evaluasi

Evaluasi sistem informasi dan teknologi.

Sri AgustinaMedia IndonesiabySri AgustinaandMedia Indonesia
19/09/24 - 21:45
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Kebocoran Data

Menkeu Sri Mulyani (Medcom)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)—Kebocoran 6 juta data NPWP mendapat sorotan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengevaluasi sistem informasi dan teknologi (IT).

“Saya sudah minta Pak Dirjen Pajak dan seluruh pihak di Kemenkeu untuk melakukan evaluasi terhadap persoalannya. Nanti penjelasannya oleh pak dirjen pajak dan tim IT-nya,” ujar Menkeu di Jakarta, Kamis, 19 September 2024.

Pernyataan Sri Mulyani itu berkaitan dengan beredarnya kabar kebocoran 6 juta data NPWP dan  terjual di Breach Forum. Kebocoran data itu bahkan dugaannya meliputi sejumlah nama besar, seperti Presiden Joko Widodo, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, hingga Menteri Perdagangan.

Baca Juga: Kebocoran Data Pajak Kembali Terjadi 

Kabar bocornya 6 juta data NPWP tersebut terungkap oleh ahli siber Teguh Aprianto melalui akun X miliknya.

“Sebanyak 6 juta data NPWP ada dalam data jual beli seharga sekitar 150 juta rupiah. Data yang bocor seperti NIK, NPWP, alamat, no hp, email dll,” tulis Teguh dalam akun X, dikutip pada Kamis, 19 September 2024.

Teguh menjelaskan terdapat 10 ribu sampel. Ini berisi beberapa informasi pribadi seperti NIK, NPWP, nama, alamat, kelurahan, kecamatan, kabupaten kota, hingga provinsi. Dalam foto yang Teguh unggah, terlihat akun yang menjual data tersebut ialah Bjorka.

FBI telah menangkap Bjorka sebagai pendiri situs web gelap bernama Breached Forums. Setelah penelusuran, ternyata Bjorka memiliki nama asli Conor Brian Fizpatrick, alias Pompompurin. Ia adalah pria berusia 21 tahun. Darktracer mengungkapkan, Pompompurin aktif di web ExposedForum yang merupakan salah satu forum yang paling baru dan menjanjikan.

Dampak Kebocoran NPWP

Kebocoran data NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bisa berdampak serius bagi individu maupun perusahaan. Berikut beberapa bahayanya:

Penyalahgunaan Identitas
Kebocoran data NPWP dapat untuk pencurian identitas. Pihak tidak bertanggung jawab bisa menggunakan data NPWP untuk mengakses informasi pribadi lainnya, termasuk transaksi keuangan.

Penipuan Keuangan
Data NPWP bisa untuk penipu atau membuka rekening bank, mengajukan pinjaman, atau melakukan transaksi atas nama pemilik data tanpa sepengetahuan mereka. Ini bisa berujung pada masalah finansial bagi korban.

Pencurian Pajak
Pelaku bisa memanfaatkan data NPWP untuk mengajukan pengembalian pajak palsu. Atau menyalahgunakan data tersebut untuk menghindari kewajiban pajak. Ini menyebabkan kerugian bagi pemerintah.

Aktivitas Ilegal
Data yang bocor bisa untuk kegiatan ilegal. Seperti pencucian uang, transaksi mencurigakan, atau bahkan penipuan investasi yang melibatkan identitas palsu.

Kehilangan Privasi
Kebocoran NPWP juga dapat mengganggu privasi karena data tersebut sering kali terhubung dengan informasi keuangan dan aset. Kebocoran ini bisa membuat pihak luar mengetahui kondisi finansial seseorang.

Penurunan Kepercayaan
Bagi perusahaan, kebocoran data NPWP karyawan atau klien dapat menyebabkan penurunan kepercayaan terhadap perusahaan tersebut. Hal ini bisa berdampak pada reputasi jangka panjang.

 

 

Tags: Data Bocordirjen pajakkebocoran dataNPWP
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

14 CCTV Dipasang, Terminal Rajabasa Perkuat Keamanan Mudik Lebaran 2026

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)---- Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, telah memasang 14 kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik sebagai...

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan turun di Terminal Tipe A Rajabasa Bandarlampung selama periode angkutan Lebaran 2026.Dok/Lampost.co.

Sebanyak 24.463 Penumpang Diprediksi Turun di Terminal Tipe A Rajabasa selama Periode Angkutan Lebaran

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)--- Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan...

Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandarlampung, mengatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah terlewati pada Selasa (17/3).Dok/Lampost.co

Puncak Arus Mudik di Terminal Rajabasa Terjadi pada 17 Maret 2026

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)----Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, mengatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah terlewati pada,...

Berita Terbaru

Inara Rusli
Hiburan

Jelang Lebaran, Inara Rusli Minta Maaf Secara Terbuka kepada Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa

byNana Hasan
19/03/2026

Jakarta (Lampost.co) - Inara Rusli kembali menjadi pusat perhatian publik melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya. Menjelang Hari Raya...

Read moreDetails
Tunggu Aku Sukses Nanti

Review Film Tunggu Aku Sukses Nanti: Kisah Realistis Pejuang Kerja di Momen Lebaran 2026

19/03/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Gelombang Tinggi Perairan Lampung Hingga 22 Maret 2026

19/03/2026
Warga Pesisir Bandar Lampung sedang melewati banjir rob atau pasang air laut maksimum. Dok Lampost.co

Waspada Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Lampung Periode 21-25 Maret 2026.

19/03/2026
Anggaran Rp143,7 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tulangbawang

Anggaran Rp143,7 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tulangbawang

19/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.