• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 07:45
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Soal Kebocoran 6 Juta Data NPWP, Sri Mulyani Minta Ditjen Pajak Evaluasi

Evaluasi sistem informasi dan teknologi.

Sri AgustinaMedia IndonesiabySri AgustinaandMedia Indonesia
19/09/24 - 21:45
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Kebocoran Data

Menkeu Sri Mulyani (Medcom)

Jakarta (Lampost.co)—Kebocoran 6 juta data NPWP mendapat sorotan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengevaluasi sistem informasi dan teknologi (IT).

“Saya sudah minta Pak Dirjen Pajak dan seluruh pihak di Kemenkeu untuk melakukan evaluasi terhadap persoalannya. Nanti penjelasannya oleh pak dirjen pajak dan tim IT-nya,” ujar Menkeu di Jakarta, Kamis, 19 September 2024.

Pernyataan Sri Mulyani itu berkaitan dengan beredarnya kabar kebocoran 6 juta data NPWP dan  terjual di Breach Forum. Kebocoran data itu bahkan dugaannya meliputi sejumlah nama besar, seperti Presiden Joko Widodo, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, hingga Menteri Perdagangan.

Baca Juga: Kebocoran Data Pajak Kembali Terjadi 

Kabar bocornya 6 juta data NPWP tersebut terungkap oleh ahli siber Teguh Aprianto melalui akun X miliknya.

“Sebanyak 6 juta data NPWP ada dalam data jual beli seharga sekitar 150 juta rupiah. Data yang bocor seperti NIK, NPWP, alamat, no hp, email dll,” tulis Teguh dalam akun X, dikutip pada Kamis, 19 September 2024.

Teguh menjelaskan terdapat 10 ribu sampel. Ini berisi beberapa informasi pribadi seperti NIK, NPWP, nama, alamat, kelurahan, kecamatan, kabupaten kota, hingga provinsi. Dalam foto yang Teguh unggah, terlihat akun yang menjual data tersebut ialah Bjorka.

FBI telah menangkap Bjorka sebagai pendiri situs web gelap bernama Breached Forums. Setelah penelusuran, ternyata Bjorka memiliki nama asli Conor Brian Fizpatrick, alias Pompompurin. Ia adalah pria berusia 21 tahun. Darktracer mengungkapkan, Pompompurin aktif di web ExposedForum yang merupakan salah satu forum yang paling baru dan menjanjikan.

Dampak Kebocoran NPWP

Kebocoran data NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bisa berdampak serius bagi individu maupun perusahaan. Berikut beberapa bahayanya:

Penyalahgunaan Identitas
Kebocoran data NPWP dapat untuk pencurian identitas. Pihak tidak bertanggung jawab bisa menggunakan data NPWP untuk mengakses informasi pribadi lainnya, termasuk transaksi keuangan.

Penipuan Keuangan
Data NPWP bisa untuk penipu atau membuka rekening bank, mengajukan pinjaman, atau melakukan transaksi atas nama pemilik data tanpa sepengetahuan mereka. Ini bisa berujung pada masalah finansial bagi korban.

Pencurian Pajak
Pelaku bisa memanfaatkan data NPWP untuk mengajukan pengembalian pajak palsu. Atau menyalahgunakan data tersebut untuk menghindari kewajiban pajak. Ini menyebabkan kerugian bagi pemerintah.

Aktivitas Ilegal
Data yang bocor bisa untuk kegiatan ilegal. Seperti pencucian uang, transaksi mencurigakan, atau bahkan penipuan investasi yang melibatkan identitas palsu.

Kehilangan Privasi
Kebocoran NPWP juga dapat mengganggu privasi karena data tersebut sering kali terhubung dengan informasi keuangan dan aset. Kebocoran ini bisa membuat pihak luar mengetahui kondisi finansial seseorang.

Penurunan Kepercayaan
Bagi perusahaan, kebocoran data NPWP karyawan atau klien dapat menyebabkan penurunan kepercayaan terhadap perusahaan tersebut. Hal ini bisa berdampak pada reputasi jangka panjang.

 

 

Tags: Data Bocordirjen pajakkebocoran dataNPWP
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gerbang JTTS

Arus Kendaraan di Tol Trans Sumatera Melonjak 21% Momen Imlek

byDelima Napitupuluand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 memicu peningkatan signifikan arus kendaraan di sepanjang koridor Jalan Tol Trans...

Pantai di Lampung (lampost.co)

Pantai Mutun hingga Teluk Lampung Jadi Idola Libur Imlek

byDelima Napitupuluand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Masyarakat Lampung memanfaatkan momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 untuk berkumpul dan berekreasi. Sejumlah destinasi wisata unggulan...

15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

byMustaan
16/02/2026

Gunungsugih (Lampost.co) – Jalan poros di Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, dilaporkan rusak parah dan tak tersentuh...

Berita Terbaru

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG
Cuaca

Tenggara Pesisir Barat Gempa 2.1 Magnitudo

byTriyadi Isworo
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimarologi dan Geofisika (BMKG) meyampaikan informasi gempa bumi. Gempa bumi 2.1 magnitudo melanda wilayah...

Read moreDetails
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Rabu, 18 Februari 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

18/02/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Daya Pesisir Barat Gempa 2.3 Magnitudo

18/02/2026
Akademisi Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Tulang Bawang (UTB) Ahadi Fajrin Prasetya. Dok

Anggota DPRD Pakai Ijazah Palsu Bukti Kegagalan Fungsi Partai, KPU dan Bawaslu

17/02/2026
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Eli Fitriyana (Dok. Istimewa)

Eli Fitriyana Anggota DPRD Tulang Bawang Barat Jadi Tersangka Ijazah Palsu

17/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.