• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 03:38
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Waspadai Gangguan Kesehatan Akibat Paparan Debu, Mulai dari Asma hingga Bronkitis

NurbyNur
14/09/24 - 13:31
in Bandar Lampung, Gaya Hidup
A A
Paparan debu, terutama dalam jangka panjang, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Paparan debu, terutama dalam jangka panjang, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co)— Paparan debu, terutama dalam jangka panjang, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Debu merupakan partikel kecil yang bisa berasal dari lingkungan, industri, maupun kegiatan rumah tangga.
Berbagai jenis debu memiliki dampak kesehatan yang berbeda-beda tergantung pada ukuran partikel dan komposisinya. Berikut beberapa jenis gangguan kesehatan yang sering muncul akibat paparan debu:

1. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik atau PPOK merupakan kondisi kesehatan yang tandanya dengan peradangan kronis pada saluran napas yang menyebabkan hambatan aliran udara.

Paparan debu, terutama debu yang mengandung bahan kimia, asap, atau polutan, menjadi salah satu faktor risiko terbesar. Orang yang bekerja di lingkungan berdebu seperti tambang, konstruksi, dan pabrik lebih rentan terhadap PPOK. Gejala PPOK meliputi:

  • Batuk kronis
  • Sesak napas
  • Produksi dahak yang berlebihan

2. Asma

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran udara, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Paparan debu rumah tangga, debu dari bahan kimia, serbuk sari, dan polutan udara dapat memperburuk kondisi asma.

Atau bahkan menjadi pemicu asma pada orang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat asma. Gejala asma yang sering muncul akibat paparan debu antara lain:

  • Sesak napas
  • Batuk-batuk
  • Dada terasa sesak
  • Mengi atau napas berbunyi

3. Silikosis

Silikosis adalah gangguan pernapasan yang terjadi akibat menghirup partikel silika kristalin yang sering terdapat dalam debu di tempat kerja seperti tambang, konstruksi, dan industri. Partikel silika dapat merusak jaringan paru-paru dan menyebabkan pembentukan jaringan parut. Yang pada akhirnya membuat paru-paru kehilangan fungsinya. Silikosis dapat menyebabkan:

  • Batuk yang menetap
  • Sesak napas
  • Kelelahan

4. Pneumokoniosis

Pneumokoniosis adalah istilah umum untuk penyakit paru yang disebabkan oleh menghirup partikel debu mineral dalam jangka waktu lama. Beberapa jenis pneumokoniosis yang sering terjadi adalah asbestosis (karena paparan debu asbes), antrakosis (akibat menghirup debu batu bara), dan beriliosis (akibat paparan berilium). Penyakit ini umumnya berkembang perlahan selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan:

  • Kesulitan bernapas
  • Kelemahan
  • Batuk kronis

5. Alergi Debu

Paparan debu rumah tangga, yang terdiri dari partikel kecil seperti serpihan kulit, rambut, dan tungau debu, dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif. Alergi debu adalah salah satu penyebab umum rhinitis alergi, yang ditandai dengan:

  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Mata gatal dan berair
  • Tenggorokan gatal

6. Iritasi Kulit

Debu yang mengandung bahan kimia atau partikel kasar bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Pada beberapa kasus, debu dapat memicu dermatitis kontak. Yaitu peradangan pada kulit akibat paparan zat asing. Gejala iritasi kulit akibat debu meliputi:

  • Kemerahan
  • Gatal
  • Kulit kering atau bersisik
  • Ruam

7. Kanker Paru-paru

Paparan jangka panjang terhadap debu yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti asbes dan silika dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Asbes adalah serat mineral yang banyak digunakan dalam industri konstruksi, dan telah diketahui sebagai salah satu penyebab utama kanker paru-paru dan mesothelioma, yaitu kanker yang menyerang lapisan tipis jaringan yang melindungi organ dalam.

8. Bronkitis

Paparan debu dapat mengiritasi saluran bronkial, yang menyebabkan peradangan atau infeksi pada bronkus, yaitu saluran udara besar yang mengarah ke paru-paru. Kondisi ini dikenal sebagai bronkitis. Tanda-tanda bronkitis akibat paparan debu meliputi:

  • Batuk produktif (mengeluarkan lendir)
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Kelelahan

Pencegahan Paparan Debu

Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan debu, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan seperti:

  • Menggunakan masker atau alat pelindung diri di lingkungan berdebu.
  • Menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja secara rutin.
  • Menggunakan sistem ventilasi yang baik.
  • Menghindari aktivitas di lingkungan yang penuh polusi atau debu berbahaya.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi pekerja yang sering terpapar debu di tempat kerja.

Paparan debu memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, namun dengan tindakan pencegahan yang tepat, risiko terkena gangguan kesehatan akibat debu dapat diminimalkan. Jika Anda merasa memiliki gejala-gejala yang disebabkan oleh paparan debu, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tags: alergi debuasmabronkitisdebupartikel
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kawasan Dinas Sosial Jadi Pilihan Masyarakat Berburu Kuliner

Kawasan Dinas Sosial Jadi Pilihan Masyarakat Berburu Kuliner

byRicky Marly
28/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Suasana ramai terlihat di kawasan kuliner di Jalan Panglima Polim, Gedong Air, Bandar Lampung. Lokasi ini...

Polda Lampung berhasil meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral di media sosial. Dok Polda

Eks Honorer Bawaslu Bandar Lampung Ditangkap Usai Gasak Motor Kenalan

byTriyadi Isworoand1 others
27/01/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co) — Polda Lampung berhasil meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral di media sosial. Pelaku...

Akademisi Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Tulang Bawang (UTB) Ahadi Fajrin Prasetya. Dok

Pemindahan 8 Desa Perlu Koridor Hukum Ketat dan Koordinasi Lintas Stakeholder

byTriyadi Isworoand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Delapan desa di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan menyatakan akan bergabung dengan Kota Bandar Lampung....

Berita Terbaru

Rapimnas VI Perkindo
Advertorial

Konsultan Indonesia Hadapi Era AI, Rakernas VI Perkindo di Lampung Tekankan Transformasi Digital

byIsnovan Djamaludinand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) menegaskan transformasi digital bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan keharusan bagi dunia konsultan di tengah...

Read moreDetails
Pabrik Kopi di Panjang Perkuat Ekspor dan Pemberdayaan Petani

Pabrik Kopi di Panjang Perkuat Ekspor dan Pemberdayaan Petani

28/01/2026
Gubernur Tegaskan Arah Pembangunan 2029: Fokus Ekonomi Desa, Infrastruktur, dan Lingkungan

Gubernur Tegaskan Arah Pembangunan 2029: Fokus Ekonomi Desa, Infrastruktur, dan Lingkungan

28/01/2026
Gubernur Dorong Ekonomi Inklusif, Lampung Fokus Olah Komoditas dari Desa

Gubernur Dorong Ekonomi Inklusif, Lampung Fokus Olah Komoditas dari Desa

28/01/2026
Petani Lampung Apresiasi Lampung sebagai Pusat Singkong Nasional

Petani Lampung Apresiasi Lampung sebagai Pusat Singkong Nasional

28/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.