Jakarta (Lampost.co) – Sutradara kondang Joko Anwar kembali menggebrak industri layar lebar lewat karya terbarunya. Film berjudul Ghost In The Cell ini mengusung genre horor komedi yang sangat unik. Selain alur cerita penuh misteri, film ini juga menawarkan pengalaman artistik yang luar biasa kuat.
Poin Penting
- Joko Anwar merilis film horor komedi terbaru berjudul Ghost In The Cell.
- Sutradara menggandeng enam ilustrator Indonesia yang berkarir di level internasional.
- Para ilustrator tersebut pernah bekerja untuk brand besar seperti DC dan Marvel.
- Film Ghost In The Cell mulai tayang di bioskop pada 16 April 2026.
Joko Anwar secara khusus melibatkan enam ilustrator berbakat asal Indonesia untuk memperkuat estetika visual. Menariknya, para seniman ini merupakan kreator yang telah lama berkiprah di panggung internasional. Mereka membawa sentuhan berbeda untuk setiap adegan tragis yang muncul dalam cerita film tersebut.
Baca juga : Sinopsis Ghost in the Cell: Film Horor Komedi Unik Garapan Joko Anwar
“Kiprah mereka di dunia itu luar biasa, dan kita mengundang enam orang ilustrator untuk bekerja sama dengan kita, berkolaborasi untuk Ghost in the Cell,” kata Joko Anwar.
Keunikan Desain Adegan Kematian
Pendekatan artistik ini membuat setiap tragedi dalam film memiliki ciri khas visual masing-masing. Oleh karena itu, penonton akan merasakan sensasi ketegangan sekaligus kekaguman saat menyaksikan setiap adegan. Joko menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman sinematik yang sangat beragam.
Para ilustrator yang terlibat dalam proyek ini ternyata bukan orang sembarangan di industri kreatif global. Mereka sering menangani proyek besar untuk perusahaan ternama di luar negeri selama bertahun-tahun. Nama mereka mungkin jarang terdengar di tanah air, namun karya mereka telah mendunia secara luas. “Jadi setiap kematian itu didesain oleh satu orang ilustrator,” lanjutnya.
Talenta Lokal di Proyek Global
Joko Anwar mengungkapkan bahwa beberapa ilustrator tersebut bahkan pernah bekerja untuk brand raksasa Amerika. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa talenta kreatif Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di level internasional. Melalui film ini, sang sutradara ingin memperkenalkan kehebatan mereka kepada publik dalam negeri secara lebih dekat.
“Dan mereka adalah ilustrator-ilustrator yang sudah banyak bekerja di luar negeri, tapi namanya mungkin sebagian kecil aja yang tahu. Bahkan mereka sudah membuat ilustrasi buat beberapa brand besar seperti DC, Marvel,” ucap Joko Anwar.
Film yang berlatar di dalam penjara ini akan segera menyapa penonton dalam waktu dekat. Masyarakat bisa menyaksikan kehebatan kolaborasi visual ini mulai tanggal 16 April 2026 di seluruh bioskop. Gabungan horor, komedi, dan seni visual tingkat tinggi menjadikan film ini sangat layak untuk kita nantikan.








