Jakarta (Lampost.co) – Gelombang penolakan besar melanda rencana akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount Skydance. Lebih dari seribu sineas dan pelaku kreatif Hollywood kini melayangkan surat terbuka secara resmi. Nama-nama besar seperti Joaquin Phoenix, Mark Ruffalo, hingga Kristen Stewart menyatakan sikap tegas mereka.
Poin Penting
- Sebanyak 1.476 sineas Hollywood menolak akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount Skydance.
- Aktor papan atas seperti Joaquin Phoenix dan Mark Ruffalo ikut menandatangani surat terbuka.
- Merger senilai Rp1,9 kuadriliun ini khawatir memicu monopoli studio besar di AS.
- Dampak utama yang ditakuti adalah pengurangan lapangan kerja dan kenaikan biaya tayangan.
Melalui situs resmi BlocktheMerger.com, komunitas kreatif ini menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap masa depan industri film. Mereka memandang penggabungan dua raksasa ini akan menciptakan monopoli yang sangat berbahaya.
Baca juga : Lisa BLACKPINK dan Anyma Batal Tampil di Coachella 2026, Ini Penyebabnya
“Sebagai para pembuat film, pembuat film dokumenter, dan para profesional di industri film dan televisi, kami menulis surat ini untuk menyatakan penolakan kami yang tegas terhadap rencana merger antara Paramount dan Warner Bros. Discovery,” tulis pernyataan tersebut.
Para sineas menilai kesepakatan bernilai fantastis ini berpotensi mematikan persaingan sehat di pasar global. Dampaknya, lapangan kerja bagi pekerja kreatif terancam berkurang secara drastis dalam ekosistem produksi. Selain itu, biaya produksi kemungkinan akan melonjak sehingga membatasi pilihan tayangan bagi audiens dunia.
“Akibatnya, peluang bagi para kreator akan berkurang, lapangan kerja di seluruh ekosistem produksi akan berkurang, biaya akan meningkat, dan pilihan bagi audiens di Amerika Serikat maupun di seluruh dunia akan semakin terbatas,” lanjut surat tersebut.
Akibat Merger Paramount-Warner Bros
Jika merger ini terwujud, jumlah studio film besar di Amerika Serikat akan menyusut secara signifikan. Hal ini hanya akan menyisakan empat pemain utama di industri perfilman Hollywood. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan keberlanjutan komunitas kreatif dan nasib puluhan ribu pekerja independen.
“Secara bersama-sama, faktor-faktor ini mengancam keberlanjutan seluruh komunitas kreatif. Hal ini termasuk membahayakan kehidupan profesional puluhan ribu pekerja yang menjadi bagian dari komunitas tersebut, yang sebagian besar bekerja di usaha kecil dan perusahaan independen yang tertanam dalam perekonomian dan komunitas lokal di seluruh negeri.”
Hingga 14 April 2026, tercatat sebanyak 1.476 sineas telah menandatangani petisi penolakan tersebut. Tokoh sutradara kondang seperti David Fincher, Denis Villeneuve, dan Adam McKay juga turut bergabung dalam aksi ini. Mereka mendesak agar kepentingan publik dan keberagaman karya lebih di utamakan daripada keuntungan segelintir pihak.









