• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/02/2026 21:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

10 Polisi Terluka Saat Amankan Aksi Unjuk Rasa Petani Singkong di Depan Kantor Gubernur

Kericuhan pecah sekitar pukul 13.35 WIB, usai audiensi antara massa aksi dan perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung berakhir tanpa titik temu. Suasana yang awalnya tertib mendadak memanas.

NurbyNur
05/05/25 - 19:46
in Bandar Lampung, Hukum
A A
Aksi unjuk rasa ribuan petani singkong yang memadati gerbang Kantor Gubernur Lampung pada Senin (5/5/2025) berubah menjadi kericuhan. Dok/Polda Lampung

Aksi unjuk rasa ribuan petani singkong yang memadati gerbang Kantor Gubernur Lampung pada Senin (5/5/2025) berubah menjadi kericuhan. Dok/Polda Lampung

Bandar Lampung (Lampost.co)–– Aksi unjuk rasa ribuan petani singkong yang memadati gerbang Kantor Gubernur Lampung pada Senin (5/5/2025) berubah menjadi kericuhan.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Petani Singkong Indonesia itu terlibat bentrok dengan petugas kepolisian, menyebabkan tujuh anggota Polda Lampung terluka.

Kericuhan pecah sekitar pukul 13.35 WIB, usai audiensi antara massa aksi dan perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung berakhir tanpa titik temu. Suasana yang awalnya tertib mendadak memanas.

Lemparan batu menghujani barikade polisi yang berjaga. Petugas pun terpaksa memukul mundur massa demi mencegah situasi semakin tak terkendali.

Baca juga: Kapolda Lampung Tekankan Profesionalisme dan Humanisme dalam Pengamanan Mayday

Bentrok tidak terhindarkan. Deretan mobil komando, spanduk, serta bendera yang sebelumnya memakai untuk berorasi berubah menjadi alat provokasi. Suara sirene ambulance dan teriakan peserta aksi membaur dalam kekacauan di depan Kantor Gubernur.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya insiden yang menyebabkan tujuh anggota kepolisian mengalami luka-luka.

“Situasi sempat memanas karena massa memaksakan kehendak untuk terus mendesak masuk setelah audiensi tak menemui solusi,” jelas Yuyun.

Ia merinci, korban luka termasuk Bripka Yuli Setiawan dari Polsek Telukbetung Selatan yang mengalami luka robek di kepala dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara.

Enam anggota lainnya, yakni Bripda Rendi Dwi Atmaja, Bripda Daffigo, Bripda Toni Sanzaya, Bripda Raka Alfito, Bripda Baliya, dan Bripda Aryo Yoga Pratama. Kemudian Rangga herviansyah,Ali hanafi,Rio candra mengalami luka akibat lemparan batu dan langsung mendapat penanganan medis di tempat.

“Mereka mengalami luka di kepala, wajah, bahu, dan tangan akibat lemparan benda tumpul. Namun semuanya telah ditangani dengan cepat oleh tim medis,” tambah Yuyun.

Menurut Yuyun, meski aksi ini membawa aspirasi penting, tindakan kekerasan oleh segelintir peserta tidak dapat dibenarkan.

“Kami sangat menghargai aspirasi masyarakat. Tapi tindakan anarkis yang membahayakan keselamatan umum tidak akan kami toleransi,” tegasnya.

Jaga Ketertiban

Yuyun juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menjadikan musyawarah sebagai jalan utama dalam menyampaikan pendapat.

“Polda Lampung terus berkomitmen mengawal hak demokrasi warga. Namun tetap dalam koridor hukum dan keamanan,” pungkasnya.

Aksi tersebut melibatkan lebih dari 700 orang dari berbagai kabupaten dan OKP di Lampung. Mereka menuntut keadilan atas nasib petani singkong. Serta mendesak Gubernur Lampung hingga Presiden RI untuk turun tangan.

Namun sayangnya, aspirasi yang hendak disampaikan berubah menjadi amarah yang tak terkendali. Polisi kini terus menyelidiki insiden tersebut dan memverifikasi adanya unsur provokasi yang memicu kekerasan.

Tags: BENTROKharga singkong lampungKantor Gubernur Lampungmasa aksipetani singkongpolisi lukaunjuk rasa
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

BEM FMIPA–Farmasi UTB Belajar Jurnalistik dan Newsroom Tour di Lampung Post

BEM FMIPA–Farmasi UTB Belajar Jurnalistik dan Newsroom Tour di Lampung Post

byMustaan
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA–Farmasi Universitas Tulangbawang (UTB) melakukan kunjungan edukatif ke kantor Lampung Post, Selasa...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini wilayah Kota Bandar Lampung. Dok BMKG

Siaga Dampak Hujan di Wilayah Kota Bandar Lampung

byTriyadi Isworo
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini wilayah Kota Bandar Lampung. Siaga dampak hujan...

Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Depok, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026) malam. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan

MA Tegas soal OTT PN Depok: Hakim Sudah Sejahtera, Tak Ada Alasan Korupsi

byEffran
10/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mahkamah Agung menegaskan tidak ada pembenaran bagi hakim yang terjerat praktik korupsi. Negara sudah memberikan perhatian serius...

Berita Terbaru

Enzy Storia
Hiburan

Debut Enzy Storia Jadi Co-Host Indonesian Idol 2026 Tuai Pro Kontra

byNana Hasan
10/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Enzy Storia resmi memulai debutnya sebagai co-host dalam ajang bergengsi Indonesian Idol. Kini, artis berusia 33 tahun...

Read moreDetails
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Ujian Berat Persib di Leg Pertama ACL 2

10/02/2026
Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

10/02/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Lampung Periode 11-14 Februari 2026

10/02/2026
Pastikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Zero Pothole

Pastikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Zero Pothole

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.