• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/02/2026 06:07
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Koalisi Sipil Lampung Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Sejumlah organisasi masyarakat sipil Lampung mengingatkan pemerintah agar tidak memutarbalikkan sejarah.

Triyadi IsworoAsrul Septian MalikbyTriyadi IsworoandAsrul Septian Malik
03/11/25 - 22:00
in Hukum, Lampung, Nasional
A A
Sejumlah organisasi masyarakat sipil Lampung menolak gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto di Kantor LBH Bandar Lampung, Senin, 3 Oktober 2025. Dok

Sejumlah organisasi masyarakat sipil Lampung menolak gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto di Kantor LBH Bandar Lampung, Senin, 3 Oktober 2025. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) — Sejumlah organisasi masyarakat sipil Lampung mengingatkan pemerintah agar tidak memutarbalikkan sejarah. Apalagi dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Mereka menilai rencana tersebut bukan sekadar penghargaan. Tetapi ancaman terhadap ingatan kolektif bangsa dan pengkhianatan terhadap semangat reformasi.

Pernyataan itu tersampaikan di Kantor LBH Bandar Lampung, Senin, 3 Oktober 2025. Hal ini sebagai tanggapan atas usulan resmi Menteri Sosial Tri Rismaharini. Kini tengah terkaji oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan RI di bawah pimpinan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Kemudian koalisi menilai langkah negara untuk memuliakan Soeharto berpotensi menghapus jejak panjang pelanggaran hak asasi manusia selama 32 tahun rezim Orde Baru. Mereka menyebut, berbagai tragedi berdarah seperti pembantaian 1965–66, Malari 1974, Tanjung Priok 1984. Tragedi Talangsari 1989, operasi penembakan misterius (Petrus), represi terhadap pers, dan kekerasan Mei 1998. Ini merupakan bukti nyata otoritarianisme negara yang belum pernah dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Talang Sari adalah luka yang belum kering. Hingga kini korban tidak pernah mendapatkan keadilan, sementara negara seolah ingin memberi penghormatan pada pelaku utama pada masa itu,” ujar Bowo dari LBH Bandar Lampung.

Selanjutnya ia menegaskan, penghargaan kepada Soeharto justru akan menjadi bentuk baru kekerasan simbolik terhadap para penyintas. “Ini bukan rekonsiliasi, melainkan penguburan kebenaran,” tambahnya.

Situasi Politik Nasional

Kemudian koalisi juga mengaitkan isu ini dengan situasi politik nasional. Menurut mereka, kedekatan antara Presiden Prabowo Subianto, mantan menantu Soeharto dan proses pengajuan gelar pahlawan menimbulkan konflik kepentingan.

“Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni. Tetapi sinyal politik bahwa negara memilih berdamai dengan impunitas,” kata Derry Nugraha dari AJI Bandar Lampung.

Selanjutnya ia menilai langkah tersebut berpotensi menghapus perjuangan reformasi serta menistakan kerja jurnalis dan aktivis yang menjadi korban represi di masa Orde Baru. Termasuk kasus pembunuhan jurnalis Udin pada 1996 yang hingga kini belum terungkap.

Sementara dari perspektif gender, Solidaritas Perempuan Sebay Lampung menegaskan bahwa kekerasan seksual sistematis yang terjadi pada masa Orde Baru. Termasuk peristiwa 1965 dan 1998, tak boleh dilupakan.

“Perempuan tidak bisa diajak berdamai dengan sejarah yang tidak jujur. Luka kekerasan tidak bisa sembunyi di balik gelar pahlawan,” ujar Mega Aulia Putri.

Sementara itu, WALHI Lampung menilai warisan kebijakan Orde Baru masih membekas dalam krisis lingkungan dan agraria hari ini. “Pola pembangunan Soeharto menimbulkan ketimpangan struktural dan perampasan ruang hidup rakyat. Tidak ada alasan moral untuk menyanjung sosok yang membangun kuasa dengan merusak alam,” ucap Irfan Tri Musri.

Kemudian cari kalangan kampus, UKM Pers Teknokra menyoroti penghapusan tragedi Orde Baru dari buku pelajaran sejarah nasional sebagai bagian dari upaya sistematis melupakan masa lalu. “Negara sedang menulis ulang sejarah tanpa nama-nama korban,” ujar Putra Alam Apriliandi.

Tindak lanjut, koalisi akan mengirimkan surat resmi penolakan kepada Dewan GTK, Kementerian Sosial, Komnas HAM, Komnas Perempuan, serta Komisi VIII dan X DPR RI. Mereka juga akan membuka petisi nasional untuk memperluas dukungan publik dan mendesak penyelesaian pelanggaran HAM berat, termasuk kasus Talangsari 1989 dan UBL Berdarah 1999.

“Negara seharusnya mengungkap kebenaran, bukan memuliakan pelaku. Selama korban belum pulih dan keadilan belum tegak, Soeharto tidak layak,

Tags: Dewan Gelarfadli zongelarkekerasan Mei 1998LAMPUNGLBH Bandar LampungMalari 1974Menteri Kebudayaanoperasi penembakan misteriusorganisasi masyarakat sipilotoritarianisme negaraPahlawan NasionalpembantaianPemerintahPetrusPresiden ke-2 RIrepresi terhadap persrezim Orde BarusejarahSoehartoTanda JasaTanda KehormatanTanjung Prioktragedi berdarahTragedi TalangsariTri RismahariniUBL Berdarah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Polda Lampung memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan selama Ramadan 1447 H. Jajaran kepolisian menggelar patroli skala...

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Delapan tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan melarikan diri pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026....

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

byRicky Marlyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir menekankan agar seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan...

Berita Terbaru

PSG vs Metz
Bola

Tekuk Metz, PSG Rebut Puncak Klasemen Ligue 1 2026

byIsnovan Djamaludin
22/02/2026

Paris (Lampost.co)–Paris Saint-Germain (PSG) sukses mengamankan poin penuh setelah menaklukkan Metz dengan skor telak 3-0 dalam laga pekan ke-23 Ligue...

Read moreDetails
Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

22/02/2026
akanji rayakan gol

Inter Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Lecce 2-0

22/02/2026
Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

22/02/2026
debut paes di ajax

Debut Maarten Paes Selamatkan Ajax

22/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.