• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/02/2026 07:21
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

AI dan Society 5.0 Peluang dan Tantangan Baru dalam Dunia Pendidikan

Adi SunaryoAndre Prasetyo NugrohobyAdi SunaryoandAndre Prasetyo Nugroho
20/11/24 - 09:41
in Humaniora, Pendidikan
A A
AI dalam dunia pendidikan. Iskandar Zulkarnain, Ahli Pers Dewan Pers, menyebutkan bahwa Society 5.0 membuka peluang besar untuk memanfaatkan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI). Dok

Iskandar Zulkarnain, Ahli Pers Dewan Pers, menyebutkan bahwa Society 5.0 membuka peluang besar untuk memanfaatkan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI). Dok

Bandar Lampung (Lampost.co)– Era Society 5.0 dalam ilmu teknologi seperti Artificial Intelligence atau AI membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Konsep yang lahir di Jepang ini mengintegrasikan teknologi dengan kehidupan manusia untuk menjawab tantangan global, terutama dampak Revolusi Industri 4.0 yang mengurangi peran manusia.

Iskandar Zulkarnain, Ahli Pers Dewan Pers, menyebutkan bahwa Society 5.0 membuka peluang besar untuk memanfaatkan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), dalam menciptakan proses pembelajaran atau pendidikan yang lebih efektif.

Baca juga: Utamakan Adab dan Hentikan Kriminalisasi Guru

Anggota Dewan Redaksi Media Group ini juga mengatakan teknologi dalam era ini memungkinkan pendidikan melampaui batas-batas ruang kelas fisik.

“Guru dan siswa kini dapat mengakses berbagai sumber belajar secara daring maupun luring, menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif. “AI memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih personal dengan menyesuaikan materi sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa,” jelas Iskandar saat di Sumut Inspiring Teacher 2024, Selasa, 19 November 2024.

AI lanjut Iskandar, memberikan banyak manfaat bagi guru. Penyusunan materi dan soal menjadi lebih cepat dan efisien, memungkinkan guru memiliki lebih banyak waktu untuk berfokus pada pengajaran.

Selain itu, AI dapat merekomendasikan metode pengajaran berbasis data, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan terarah.

Bagi siswa, penggunaan AI menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Tutor virtual memungkinkan siswa mendapatkan bantuan kapan saja. Sementara materi yang telah ada penyesuaian dengan kemampuan individu meningkatkan motivasi siswa untuk belajar lebih giat.

Tantangan AI dalam Dunia Pendidikan

Namun, Iskandar mengingatkan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan juga menghadirkan tantangan. Ketergantungan yang berlebihan pada teknologi berisiko mengurangi kreativitas guru dan interaksi personal antara guru dan siswa.

“Konten yang dihasilkan AI tidak selalu akurat atau sesuai dengan kebutuhan pendidikan, sehingga tetap diperlukan peran guru sebagai pengendali utama,” terangnya.

Bagi siswa, dampak negatif seperti penurunan kemampuan berpikir kritis, berkurangnya interaksi sosial, dan potensi distraksi dari teknologi menjadi perhatian utama. Selain itu, isu etika terkait privasi data siswa juga perlu ditangani dengan serius.

Iskandar menegaskan bahwa adaptasi teknologi dalam pendidikan harus guru lakukan secara bijak. Guru harus dapat memposisikan AI dalam dunia pendidikan sebagai alat pendukung untuk memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.

“Pendidikan harus tetap berpusat pada manusia, dengan teknologi sebagai pendukung utama. Era Society 5.0.adalah peluang, tetapi juga tantangan yang harus kita sikapi dengan hati-hati,” pungkasnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: AI untuk pendidikanBerita HumanioraBerita Pendidikan TerbaruEra Society 5.0inspiring teacher 2024pendidikan berbasis AIteknologi AI dalam dunia pendidikan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ular

Ahli Tegaskan Larangan Ikat dan Hisap Luka Gigitan Ular

byDelima Napitupuluand1 others
22/02/2026

Jakarta (lampost.co)--Di tengah masyarakat, tindakan menyayat luka atau menghisap darah korban gigitan ular masih sering dianggap sebagai solusi heroik. Namun,...

Pengamat Dorong Kelas Migran Vokasi Jangkau Seluruh Desa Lampung

Pengamat Dorong Kelas Migran Vokasi Jangkau Seluruh Desa Lampung

byAtikaand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat pendidikan, Undang Rosidin, mendorong agar program kelas migran vokasi tidak hanya terpusat pada sekolah-sekolah perkotaan....

Kelas Migran Vokasi Lampung Siapkan 8 Ribu Siswa ke Jepang

Ribuan Siswa Lampung Incar Jepang, Sektor Pertanian Jadi Primadona Kelas Migran Vokasi

byAtikaand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Program Kelas Migran Vokasi Pemerintah Provinsi Lampung kian menunjukkan geliat positif, Sektor Pertanian Jadi Primadona Kelas...

Berita Terbaru

Mahindra Scorpio Pikap
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Impor 105 Ribu Pikap India Saat Penjualan Pickup Lokal Anjlok dan Pabrik Menganggur

byEffran
23/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- PT Agrinas Pangan Nusantara melanjutkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga (pikap) dari India untuk mendukung operasional...

Read moreDetails
Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Dok/Antara

Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Belajar dari Skandal South Sea yang Bikin Bangkrut Massal

23/02/2026
Innova Reborn Diesel. (OLX)

Harga Toyota Innova Reborn Baru vs Bekas 2026

23/02/2026
Mobil Outlander PHEV

Pasar PHEV Meledak Awal 2026, Chery Tiggo 8 CSH di Puncak Penjualan

23/02/2026
PSG vs Metz

Tekuk Metz, PSG Rebut Puncak Klasemen Ligue 1 2026

22/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.