Bandar Lampung (Lampost.co) — Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyelenggarakan pelatihan AI Ready ASEAN sebagai upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak di tengah percepatan adopsi teknologi.
Poin penting :
1. Pelatihan ready AI ASEAN dorong pemanfaatan teknologi.
2. Era kecerdasan artifisial mengubah banyak aspek kehidupan.
3. AI menjadi pendamping kehidupan pada dunia teknologi.
Kegiatan ini menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi manfaat sekaligus risiko AI.
Agenda tersebut berjalan secara daring pada Rabu, 14 Januari 2026.
Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho mengatakan masyarakat saat ini tidak hanya memasuki era digital, tetapi juga era kecerdasan artifisial yang akan mengubah banyak aspek kehidupan.
Menurutnya, perkembangan AI merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat terhindar.
“AI memiliki banyak manfaat yang sudah kita rasakan, tetapi juga memiliki risiko yang harus dapat paham dan termitigasi bersama,” ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.
Baca juga : OpenAI Luncurkan Sora: Teknologi AI Canggih untuk Menghasilkan Video dari Teks
Ia menjelaskan, Mafindo selama ini aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas guru, serta berbagai pihak lainnya dalam penguatan literasi digital.
Kolaborasi tersebut mencakup keterlibatan dalam penyusunan Mata Pelajaran Informatika serta Coding dan Kecerdasan Artifisial.
Ia menyebut, mata pelajaran tersebut telah berjalan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hal tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui program AI Ready ASEAN yang bekerja sama dengan ASEAN Foundation dan berbagai mitra, Mafindo berharap pemahaman tentang AI dapat menjangkau lebih luas.
Sasaran utamanya mencakup guru, orang tua, dan peserta anak sekolah.
“Kita harus siap menjaring manfaat AI dan pada saat yang sama siap melakukan mitigasi risikonya. Dua hal ini tidak bisa terpisahkan,” katanya.
Pihaknya menilai pelatihan tersebut menjadi ruang penting untuk membangun kesadaran bersama agar pemanfaatan AI berjalan secara bertanggung jawab.
Seiring dengan meningkatnya peran teknologi kecerdasan artifisial dalam kehidupan sehari-hari.








