Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan sektor pertanian langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Hal tersebut tersampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat secara daring. saat membuka Bimbingan Teknis Pertanian Ramah Lingkungan kepada 48 perempuan dari Kabupaten Demak, Kudus, dan Jepara. Kegiatan ini bekerjasama dengan lembaga pemberdayaan masyarakat Inisiatif Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA) di Subang, Jawa Barat, Sabtu, 1 November 2025.
“Masalah yang kita hadapi ke depan adalah ketahanan pangan. Bagaimana kita dapat beraktivitas agar mampu memenuhi kebutuhan pangan. Mulai lingkup terkecil seperti keluarga, merupakan langkah yang penting,” kata Lestari.
Kemudian inisiasi untuk memberikan pelatihan pertanian kepada masyarakat Kabupaten Demak, Kudus, dan Jepara. Serta sejumlah kabupaten lainnya, bekerjasama dengan IBEKA telah terlaksanakan Lestari sejak 2021.
Selanjutnya melalui upaya tersebut. Sekitar 600 orang dari berbagai kabupaten tanah air telah mendapat pelatihan terkait penerapan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kebutuhan Pertanian
Lalu menurut Rerie, sapaan akrab Lestari yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu. Sejumlah alumni IBEKA dari Kabupaten Luwu, Sulawesi Tengah misalnya, sudah mampu menghasilkan pupuk organik secara mandiri untuk kebutuhan pertanian mereka.
Bahkan, ujar Rerie, para alumnus IBEKA dari Luwu saat ini mampu mengembangkan produksi pupuk organik secara komersial. Dan mereka menjadi penggerak pertanian berkelanjutan pada daerahnya.
Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pertanian ramah lingkungan IBEKA, tambah Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu. Merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.
Karena, tegas Rerie, perempuan sejak masa lalu sudah ditempatkan sebagai penjaga kearifan lokal.
Biasanya, tambah dia, nilai-nilai penting seperti bagaimana melestarikan lingkungan dan hidup sehat misalnya. Ini tertanamkan oleh perempuan kepada anaknya sejak kecil.
Kemudian anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap. Dengan memberikan pelatihan pertanian yang ramah lingkungan kepada para perempuan dapat mewujudkan pemberdayaan keluarga.
Dengan keluarga sejahtera dan kemampuan bertani yang ramah lingkungan, tegas Rerie. Ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dan memperkokoh kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan di masa depan.






