IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 30/05/2026 00:54
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Inilah Alasan Pelaku Bajing Loncat Lakukan Aksi

Kasus pencurian pupuk di Panjang menunjukkan tingginya kerawanan jalur distribusi logistik dan faktor ekonomi kerap menjadi alasan pelaku kejahatan jalanan.

Muharram Candra LuginaAsrul SeptianbyMuharram Candra LuginaandAsrul Septian
29/05/26 - 21:36
in Bandar Lampung, Hukum, Kriminal
A A
Inilah Alasan Pelaku Bajing Loncat Lakukan Aksi

IP (22), warga Panjang, pelaku aksi bajing loncat yang ditangkap petugas kepolisian. Pelaku beralasan aksinya untuk memenuhi kebutuhan hidup. (Lampung Post/Asrul Septian Malik)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Polisi menangkap seorang pelaku bajing loncat yang selama ini meresahkan sopir truk di kawasan Panjang, Bandar Lampung. Pelaku berinisial IP (22), warga Panjang.

Poin Penting:

  • Pupuk curian dijual Rp125 ribu per karung.

  • Polisi menduga ada jaringan penadah barang curian.

  • Kerugian korban mencapai Rp4,5 juta.

Penangkapan pelaku bajing loncat berlangsung setelah video aksi pelaku viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan aksi berbahaya saat pelaku mencuri pupuk dari truk yang sedang melaju.

Kasus ini kembali membuka persoalan keamanan jalur distribusi barang di Bandar Lampung. Selain merugikan pemilik muatan, aksi tersebut mengancam keselamatan pengguna jalan.

Baca juga: Bajing Loncat Pupuk di Panjang Dibekuk

Pelaku bajing loncat menjalankan aksinya di Jalan Teluk Ambon, Kecamatan Panjang. Ia mengejar truk bermuatan pupuk sambil berpegangan pada terpal kendaraan.

Setelah berhasil naik ke bak truk, pelaku merobek penutup muatan. Ia kemudian melempar karung pupuk ke jalan.

Seorang rekannya sudah menunggu di bawah untuk mengambil barang curian. Komplotan itu lalu menjual pupuk dengan harga jauh di bawah pasaran.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay mengatakan pelaku baning loncat mengaku nekat mencuri demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, polisi tetap menilai tindakan tersebut sebagai tindak kriminal yang membahayakan banyak pihak. Pelaku bajing loncat tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga membahayakan pengendara lain. “Pupuk hasil jarahan yang harga normalnya sekitar Rp500 ribu per karung mereka jual Rp125 ribu,” ujar Alfret, Kamis, 29 Mei 2026.

Harga jual yang sangat murah memunculkan dugaan adanya jaringan penadah. Polisi menduga barang curian cepat terserap karena selisih harga cukup besar.

Polisi kini mendalami aliran distribusi pupuk curian tersebut. Penyidik ingin membongkar kemungkinan keterlibatan penadah dalam praktik pencurian itu.

Menurut Alfret, keberadaan penadah sering menjadi faktor utama maraknya pencurian barang logistik. Selama masih ada pembeli, aksi pencurian berpotensi terus berulang. “Kami mendalami aliran barang bukti untuk membongkar jaringan penadah pupuk curian,” katanya.

Kasus bajing loncat sebenarnya bukan persoalan baru di kawasan pelabuhan dan jalur distribusi. Pelaku biasanya memanfaatkan kendaraan yang melambat akibat kemacetan.

Mereka bekerja secara berkelompok agar pencurian berlangsung cepat. Satu pelaku bertugas mengambil barang, sedangkan rekannya mengamankan hasil curian.

Lemahnya Pengawasan

Aksi seperti ini juga menunjukkan lemahnya pengawasan di jalur logistik. Pengusaha angkutan selama ini menghadapi risiko kehilangan barang saat distribusi berlangsung.

Kerugian akibat aksi terakhir pelaku mencapai Rp4,5 juta. Namun, polisi memperkirakan total kerugian jauh lebih besar.

Penyidik menemukan indikasi pelaku bajing loncat telah beberapa kali beraksi di jalur yang sama. Modus serupa diduga sering terjadi pada kendaraan pengangkut barang.

Pengamat kriminalitas menilai faktor ekonomi sering menjadi alasan pelaku bajing loncat atau kejahatan jalanan. Meski demikian, tekanan ekonomi tidak dapat membenarkan tindakan kriminal.

Karena itu, aparat perlu memperkuat patroli di jalur rawan pencurian. Perusahaan logistik juga perlu meningkatkan sistem pengamanan kendaraan.

Penggunaan kamera pengawas dan pelacakan digital dapat membantu mengurangi risiko pencurian muatan. Sopir truk juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan rawan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menjerat IP dengan Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Kasus ini menjadi pengingat kejahatan jalanan terus berkembang mengikuti aktivitas ekonomi. Karena itu, pengawasan distribusi barang perlu menjadi perhatian bersama.

Tags: bajing loncatBANDARLAMPUNGjalur logistikKapolresta Bandar Lampungkriminalitas jalananpanjangpenadahpencurian pupukPOLISIpupuk curian

Berita Lainnya

Tiga Anggota Komplotan Bajing Loncat Diburu Polisi

Tiga Anggota Komplotan Bajing Loncat Diburu Polisi

byMuharram Candra Luginaand1 others
29/05/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polisi terus memburu tiga anggota komplotan bajing loncat yang selama ini beraksi di kawasan Panjang, Bandar...

Bajing Loncat Pupuk di Panjang Dibekuk

Bajing Loncat Pupuk di Panjang Dibekuk

byMuharram Candra Luginaand1 others
29/05/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepolisian akhirnya menghentikan aksi komplotan bajing loncat yang meresahkan sopir truk di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung....

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono

Komisi I DPR Dukung TNI Perkuat Barisan Polri Atasi Begal

byNana Hasan
29/05/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Gelombang dukungan terhadap pelibatan militer untuk mengatasi kejahatan jalanan kini datang dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...

Berita Terbaru

opini WTP ke-10 Lampung Selatan
Kompliment

Satu Dekade Beruntun! Pemkab Lampung Selatan Raih Opini WTP Ke-10 dari BPK RI

byIsnovan Djamaludin
29/05/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukuhkan komitmen nyatanya dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas anggaran.Lampung Selatan membuktikan komitmen...

Read moreDetails
Sosok Jokowi Masih Menarik Perhatian Publik dan Elektoral

Sosok Jokowi Masih Menarik Perhatian Publik dan Elektoral

29/05/2026
ilustrasi aktivitas pelabuhan peti kemas

Sinyal Positif Ekonomi 2026: Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 6,42 Juta TEUs, Logistik Domestik dan Global Menguat

29/05/2026
Tiga Anggota Komplotan Bajing Loncat Diburu Polisi

Tiga Anggota Komplotan Bajing Loncat Diburu Polisi

29/05/2026
Inilah Alasan Pelaku Bajing Loncat Lakukan Aksi

Inilah Alasan Pelaku Bajing Loncat Lakukan Aksi

29/05/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.