• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 22/03/2026 11:39
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Mantan PM Bangladesh Disebut Tersangka dalam Kasus Pembunuhan

Isnovan DjamaludinAntaranewsbyIsnovan DjamaludinandAntaranews
14/08/24 - 23:37
in Internasional
A A
mantan-PM-Bangladesh-Sheikh-Hasina-di-India.jpg

Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina. Foto: HO-Anadolu/www.aa.com.tr

ADVERTISEMENT

Dhaka (Lampost.co)—Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina disebut sebagai tersangka dalam gugatan kasus pembunuhan yang diajukan pada Selasa (13/8/2024. Tuduhan itu terkait dengan pembunuhan seorang pemilik toko kelontong dalam insiden penembakan polisi pada 19 Juli.

Ini adalah tuduhan kasus pembunuhan pertama kepada Hasina, yang melarikan diri ke negara tetangga India pada 5 Agustus 2024.

Pengajuan kasus itu oleh Amir Hamza Shatil, seorang penduduk lingkungan Mohammadpur di ibu kota Dhaka, ke Pengadilan Dhaka Metropolitan Magistrate Rajesh Chowdhury.

Hasina, bersama dengan enam orang lainnya, mendapat tuduhan melakukan pembunuhan terhadap pemilik toko kelontong, Abu Sayeed. Korban tewas saat terjadi penembakan polisi di daerah Mohammadpur pada 19 Juli 2024.

Penggugat menyatakan ia dan korban tidak memiliki hubungan dekat dan pengajuan kasus tersebut secara sukarela.

Pengajuan kasus itu muncul bersamaan dengan mahasiswa melangsungkan aksi protes di Dhaka. Mereka menuntut pemerintah transisi membawa kembali Hasina ke Bangladesh. Dan mengadilinya atas kematian ratusan orang dalam protes di bawah pimpin mahasiswa baru-baru ini.

Hasina melarikan diri ke India setelah protes antipemerintah selama berminggu-minggu. Aksi itu mengakibatkan setidaknya 580 kematian sejak 16 Juli 2024, termasuk 326 pembunuhan antara 4 dan 6 Agustus 2024.

Penerima Nobel Muhammad Yunus (84), dilantik pada Kamis (8/8) untuk memimpin pemerintahan transisi beranggotakan 17 orang di Bangladesh.

Tersangka Lain

Selain Hasina, gugatan kasus itu juga mencantumkan nama mantan Sekretaris Jenderal Partai Awami League, Obaidul Quader; mantan Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Asaduzzaman Khan Kamal; mantan Inspektur Jenderal Polisi Chowdhury, Abdullah Al-Mamun; mantan pejabat senior polisi dari Cabang Detektif Harun Or Rashid; mantan Komisaris Polisi Metropolitan Dhaka, Habibur Rahman; dan mantan Komisaris Gabungan Polisi Metropolitan Dhaka, Biplob Kumar Sarker.

Beberapa individu yang tidak mau menyebutkan namanya dan pejabat polisi juga termasuk kasus itu.

Gugatan itu menyebut mahasiswa sedang melakukan pawai damai di daerah Basila, Mohammadpur, pada 19 Juli 2024 ketika polisi melepaskan tembakan ke segala arah.

Pemilik toko kelontong setempat, Abu Saeed, tertembak di kepala saat menyeberang jalan dan tewas di tempat kejadian.

Penggugat juga mengeklaim mantan Perdana Menteri Hasina berkali-kali memerintahkan tindakan keras terhadap gerakan reformasi kuota PNS Bangladesh tersebut.

Tags: BangladeshMantan Perdana Menteri (PM) BangladeshSheikh Hasinatersangka kasus pembunuhan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

Ketika Timur Tengah Terbakar, Bagaimana Model Ketahanan Ekonomi Indonesia? 

byMustaan
05/03/2026

Hasan Ashari (Mahasiswa Program Doktor Perbanas Institute) Ketika konflik kembali memanas di Timur Tengah, dunia kembali menyadari betapa rapuhnya stabilitas...

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

Dampak Perang AS-Israel dan Iran Harus Diantisipasi dengan Kebijakan yang Tepat

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Upaya melindungi segenap bangsa Indonesia harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam menyikapi dampak konflik Amerika...

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Berita Terbaru

DPRD Lampung Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi untuk Sambut Arus Balik
Lampung

DPRD Lampung Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi untuk Sambut Arus Balik

byWandi Barboyand1 others
22/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi menjelang arus balik Lebaran...

Read moreDetails
Gubernur Lampung Ingatkan Masyarakat Siapkan Diri dan Kendaraan Saat Arus Balik

Gubernur Lampung Ingatkan Masyarakat Siapkan Diri dan Kendaraan Saat Arus Balik

22/03/2026
Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

22/03/2026
5.072 Narapidana Lampung Dapat Remisi Idulfitri, 52 Orang Langsung Bebas

5.072 Narapidana Lampung Dapat Remisi Idulfitri, 52 Orang Langsung Bebas

22/03/2026
Cuaca cerah berawan menyelimuti wilayah Masjid Agung Al Furqon Bandar Lampung, Lampung. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Minggu, 22 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Hujan

22/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.