IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 04:49
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Menlu Rusia Nyatakan Barat Telah Tandatangani ‘Surat Kematian’ untuk Dolar AS

Denny ZYMedcombyDenny ZYandMedcom
05/11/24 - 13:35
in Internasional
A A
dolar as

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. (Foto: Dok. MEDCOM/AFP)

Moskow (Lampost.co) — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa negara-negara Barat telah menandatangani “surat kematian” bagi mata uang dolar AS dengan menjadikannya ‘senjata’ untuk menekan para kompetitor geopolitik.

Mengutip dari Medcom.id, Selasa, 5 November 2024, Lavrov menyampaikan pandangannya. Mengenai bagaimana Barat telah mengubah dolar menjadi alat tekanan politik yang menargetkan negara-negara yang dianggap sebagai ancaman. Atau yang tidak sejalan dengan kebijakan mereka.

“Dolar telah di jadikan senjata untuk menekan dan menghukum pesaing geopolitik, serta pihak-pihak yang tidak patuh. Dengan demikian, secara esensial, Barat telah menuliskan surat kematian bagi dolar sebagai mata uang cadangan global dan alat transaksi internasional,” ujar Lavrov dalam sebuah simposium fiksi ilmiah di Moskow.

Baca juga: 5 Fakta Keanggotaan BRICS dan Langkah Indonesia Menuju Aksesi Penuh

Lavrov menuduh Amerika Serikat dan sekutunya telah merusak prinsip globalisasi yang sebelumnya mereka bangun dan promosikan di seluruh dunia. Menurutnya, prinsip-prinsip seperti persaingan yang adil dan hak milik yang tak terganggu telah di tinggalkan begitu saja di Barat.

Walau demikian, Lavrov menekankan bahwa Rusia tidak menutup diri dari dialog dengan Barat. Tetapi telah menarik pelajaran dari bagaimana Barat secara tiba-tiba meninggalkan janji-janji dan kesepakatan yang pernah di buat dengan Moskow.

 

Dunia Multipolar

Ia menyatakan bahwa negara-negara di benua Eurasia perlu menentukan masa depan mereka sendiri tanpa campur tangan asing, serta menyelesaikan masalah secara mandiri guna membangun tatanan dunia multipolar.

“Jika, dan saat negara-negara Barat siap untuk melanjutkan hubungan berdasarkan prinsip saling menghormati dan keseimbangan kepentingan yang adil, maka kami akan mempertimbangkan pendekatan tersebut sesuai dengan kepentingan nasional kami, bukan keinginan yang kerap kami dengar dari ibu kota Barat,” tambah Lavrov.

Ia juga menyebutkan bahwa pembicaraan tingkat antar pemerintah terkait prinsip-prinsip koeksistensi negara dalam tatanan dunia multipolar berjalan lambat.

Namun, Moskow akan terus berdialog di berbagai forum multilateral, termasuk pada pertemuan G-20 mendatang di Rio de Janeiro bulan ini.

“Barat terus berusaha meraih keuntungan sepihak untuk dirinya sendiri, tanpa segan menggunakan berbagai metode, termasuk, dengan penyesalan mendalam, upaya untuk memonopoli sekretariat dari organisasi-organisasi internasional,” tutup Lavrov.

Tags: amerika serikatDolar ASrusia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu. REUTERS/Majid-Asgaripour

Iran Ancam Perang Lagi dan Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Israel ke Lebanon

byEffran
10/04/2026

Teheran (Lampost.co) – Pemerintah Iran menaikkan tensi konflik dengan ancaman militer terbuka. Pejabat tinggi menyatakan siap kembali berperang jika pelanggaran...

Mesir Murka! Serangan Israel ke Lebanon Sengaja Picu Kekacauan Timur Tengah

Mesir Murka! Serangan Israel ke Lebanon Sengaja Picu Kekacauan Timur Tengah

byEffran
10/04/2026

Kairo (Lampost.co) – Pemerintah Mesir melontarkan kecaman keras terhadap gelombang serangan udara Israel di wilayah Lebanon. Kementerian Luar Negeri Mesir...

Kapal tanker berada di perairan dekat Selat Hormuz. Foto/anadolu

Selat Hormuz Ditutup Lagi! Ketegangan Iran-AS Memanas, Gencatan Senjata Terancam Gagal

byEffran
10/04/2026

Jakarta (Lampost.co) – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran dikabarkan menutup kembali Selat Hormuz pada Rabu (8/4/2026). Langkah...

Berita Terbaru

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Normalisasi Saluran Air di Gulak Galik
Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Normalisasi Saluran Air di Gulak Galik

byRicky Marly
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD, Damkar, dan Pol PP Kota Bandar Lampung melakukan langkah proaktif dalam...

Read moreDetails
pelatih persib bandung bojan hodak

Jelang Duel Kontra Bali United, Andrew Jung Kembali, Julio Cesar Absen

10/04/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Persib Tetap Waspadai Ancaman Borneo FC dan Kebangkitan Bali United

10/04/2026
Skuad Atletico Madrid1

Diego Simeone Puji Efisiensi Atletico Madrid Saat Bungkam Barcelona

10/04/2026
Pelatih Liverpool, Arne Slot

Arne Slot Butuhkan Atmosfer Suporter demi Singkirkan PSG dari Liga Champions

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.