Bandar Lampung (Lampost.co) — Seorang lansia penjual ayam kampung di Pasar Natar, Lampung Selatan, diduga menjadi korban penipuan dengan modus pemberian bantuan, Kamis, 5 Maret 2026.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, lansia yang sehari-hari berjualan ayam kampung di Pasar Natar didatangi oleh seseorang yang tidak dikenal.
Warga bernama Galih mengatakan, orang tersebut diduga mengajak korban dengan alasan akan memberikan bantuan. Sehingga korban bersedia mengikuti ajakan tersebut.
“Katanya mbah itu disamperin orang tidak dikenal. Ditawari ikut karena ada bantuan, entah sembako atau apa dan mbah itu nurut saja ikut,” ujarnya.
Namun setelah diajak pergi, korban justru diturunkan di sebuah gang yang berada di kawasan menuju SMA Negeri 1 Natar. Di lokasi tersebut, pelaku meminta uang kepada korban sebelum akhirnya meninggalkannya.
Korban kemudian ditemukan oleh anak dan rekannya sekitar pukul 13.00 WIB di halte yang berada di dekat Masjid SMA Negeri 1 Natar.
“Ternyata uang yang dibawa mbah sudah diambil sama pelaku,” tambahnya.
Rp130 Ribu
Diketahui, uang milik korban yang diambil pelaku sebesar Rp130 ribu. Beruntung, saat kejadian korban tidak membawa uang dalam jumlah besar.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar Pasar Natar geger, mengingat korban sebagai pedagang ayam kampung yang kerap berjualan di pasar tersebut.
Warga pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan iming-iming bantuan. Terutama selama Ramadan yang kerap ada kegiatan pembagian bantuan sosial.
Masyarakat juga agar tidak mudah percaya pada orang yang tidak mereka kenal yang menawarkan bantuan secara langsung tanpa kejelasan.
Jika menerima informasi terkait bantuan sosial, warga agar memastikan sumbernya berasal dari pihak resmi seperti pemerintah, lembaga sosial, maupun aparat setempat agar terhindar dari kejadian serupa.
(Intan Tyas/Magang)








