Bandar Lampung (Lampost.co) — Aroma tidak sedap yang berasal dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Morotai, Jagabaya III, Bandar Lampung, kini menjadi keluhan warga sekitar dan pengguna jalan.
Bau menyengat yang tercium semakin parah dalam beberapa hari terakhir akibat tumpukan sampah.
Berdasarkan pantauan terkini, Kamis, 26 Februari 2026, sampah tampak menumpuk di lokasi tersebut.
Kondisi ini diperburuk dengan cuaca yang tidak menentu. Sisa air hujan memicu proses pembusukan sampah organik menjadi lebih cepat dan menimbulkan aroma busuk yang tajam.
Diduga, tumpukan sampah yang menggunung serta drainase yang buruk menjadi pemicu utama bau menyengat di area tersebut. Di tambah TPS yang terbuka merusak estetika dan kenyamanan warga setempat.
Baca Juga:
Mahasiswa KKN Unila Pasang Jaring Besi Penghambat Sampah di Kelurahan Kangkung
Seorang warga setempat, Ahmad (42), mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini. Menurutnya, bau tersebut bahkan sampai masuk ke dalam rumah warga saat angin bertiup kencang.
“Baunya sudah keterlaluan, apalagi kalau sore hari. Kami khawatir ini bukan cuma soal bau, tapi juga dampak kesehatan bagi anak-anak,” ujarnya.
Pengguna jalan juga beranggapan yang sama. Agus (34) mengatakan selalu mencium bau yang kuat jika melewati jalan tersebut.
“Kalau lewat sini baunya enggak karuan, apalagi kalau habis hujan,” katanya.
Masyarakat berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera mengambil tindakan nyata, baik dengan menambah frekuensi pengangkutan maupun melakukan penyemprotan cairan disinfektan/penghilang bau secara rutin. Upaya ini untuk meminimalisir dampak lingkungan yang terjadi.
(Fauzan Al Djabar/Magang)








