• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 07:40
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Dinas ESDM Lampung Minta Sistem Kuota BBM Dibuat Fleksibel

Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana menjelaskan bahwa setiap SPBU memiliki jatah kuota harian yang diatur Pertamina.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
10/12/25 - 22:46
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Dinas ESDM Lampung Minta Sistem Kuota BBM Dibuat Fleksibel

Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana. (Lampost.co/Atika Oktaria)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung menegaskan bahwa kemacetan distribusi BBM yang menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU bukan karena kelangkaan stok. Melainkan karena sistem kuota yang kaku.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana menjelaskan bahwa setiap SPBU memiliki jatah kuota harian yang diatur Pertamina.

Namun dalam beberapa kasus, kuota tersebut habis lebih cepat dari perkiraan sehingga tidak ada suplai tambahan. Kondisi inilah yang memicu terjadinya penumpukan kendaraan di SPBU lain yang kuotanya masih tersisa.

“Jadi saya perjelas, yang terjadi ini adalah macet di distribusi. SPBU itu masing-masing punya kuota. Ketika kuotanya habis, suplai tidak dikirim lagi. Di sinilah salah satu penyebab kemacetan distribusi,” ujar Febrizal.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah meminta Pertamina untuk membuat sistem kuota lebih fleksibel, terutama ketika terjadi lonjakan permintaan.

“Kami minta kepada Pertamina agar kuota jangan kaku, tapi fleksibel. Meskipun kuota sudah habis dan terjadi penumpukan, suplai tetap harus diberikan. Fleksibilitas antar kuota antar-SPBU sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Baca Juga:

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Lampung Aman Jelang Nataru

Tambahan Kuota

Dinas ESDM Lampung juga mengusulkan agar wilayah dengan permintaan tinggi mendapatkan tambahan kuota. Menurut Febrizal, kebijakan ini perlu mendapat dukungan dari BPH Migas agar tidak terjadi ketidakseimbangan distribusi di tingkat daerah.

Ia menegaskan bahwa pembenahan tata kelola distribusi menjadi langkah penting agar pelayanan energi bagi masyarakat tetap optimal.

Untuk memastikan pendistribusian BBM dan LPG berjalan tertib, ESDM Lampung juga menambah intensitas pengawasan di lapangan.

“Kami akan menambah pengawasan yang sudah berjalan, didukung oleh aparat dan pemerintah daerah. Semua stakeholder, SPBU, aparat, dan pemda, harus bahu-membahu agar distribusi tepat sasaran dan terlaksana dengan baik,” terang Febrizal.

Ia menambahkan bahwa perlu sejumlah perbaikan tata kelola distribusi di berbagai lini agar penyaluran energi ke masyarakat semakin lancar dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Lampung berharap masalah kemacetan distribusi BBM dan LPG dapat segera teratasi. Sehingga masyarakat dapat menikmati layanan energi secara lebih stabil dan merata.

Tags: BBMDinas ESDMLAMPUNGlpgmasyarakatPERTAMINASPBU
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Cuaca cerah berawan disertai rintik hujan membasahi wilayah sekitar Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Rabu, 18 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 18 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

byRicky Marlyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung mengeluarkan imbauan bersama dalam rangka menjaga kerukunan antarumat...

Saling Menghormati di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Saling Menghormati di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

byRicky Marlyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk menguatkan toleransi dan saling menghormati. Terutama...

Berita Terbaru

Cuaca cerah berawan disertai rintik hujan membasahi wilayah sekitar Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Rabu, 18 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 18 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
para pemain rayo

Rayo Vallecano Vs Levante Imbang 1-1 lewat Drama Menit Akhir

18/03/2026
perayaan gol pemain fiorentina

Cremonese Vs Fiorentina, Emil Audero Kebobolan Empat Gol

18/03/2026
Penyerang Wolves Tolu Arokodare

Drama Kebangkitan Dramatis Wolves atas Brentford

18/03/2026
PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik gratis dari Bandar Lampung ke Bandung dan Yogyakarta melalui program TJSL.

PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogyakarta

18/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.