Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar aksi penanaman pohon di dua lokasi strategis. Lokasi tersebut yakni di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kotabaru, Lampung Selatan. Serta di Embung Kemiling, Bandar Lampung.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung penanaman pohon di Taman Kehati Kotabaru bersama 863 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang baru dilantik.
Baca Juga:
Suasana Haru Warnai Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Pemprov Lampung
Sementara itu, penanaman pohon di Embung Kemiling dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum bersama jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang baru diangkat. Ia mengapresiasi dedikasi para aparatur yang telah mengabdi selama bertahun-tahun, khususnya di bidang pendidikan dan teknis.
Menurut Mirza, pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam memberikan kepastian serta penghargaan atas pengabdian yang telah mereka berikan.
“Pengangkatan ini mungkin belum sepenuhnya menjawab seluruh harapan. Namun ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memberikan pengakuan dan kepastian atas kerja keras Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Gubernur.
Investasi Jangka Panjang
Terkait aksi penanaman pohon, Gubernur Mirza menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial. Melainkan investasi jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.
“Kita ingin membangun kebiasaan menanam pohon di tengah masyarakat Lampung, karena upaya melestarikan daerah harus dimulai dari sekarang,” katanya.
Ia berharap, pohon-pohon yang ditanam hari ini kelak akan tumbuh besar dan memberi manfaat nyata.
“Suatu saat, anak cucu Bapak dan Ibu bisa datang ke Taman Kehati dan melihat pohon yang ditanam hari ini telah memberi manfaat bagi masyarakat Lampung,” tambahnya.
Gubernur Mirza juga mendorong agar budaya menanam pohon berlanjut ke sekolah-sekolah dan lingkungan sekitar. Upaya ini sebagai bagian dari pembelajaran karakter dan kepedulian terhadap alam sejak dini.
“Menjadi guru dan aparatur negara mungkin tidak menjanjikan kekayaan. Tetapi ketulusan dalam mengabdi akan menghadirkan keberkahan bagi anak-anak dan keturunan kita,” ujarnya.
Ratusan bibit pohon mereka tanam secara serentak di kedua lokasi tersebut. Aksi ini menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk memastikan pembangunan daerah berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, sebanyak 863 PPPK Paruh Waktu yang baru diangkat tersebar di 16 organisasi perangkat daerah.
Kehadiran mereka harapannya tidak hanya memperkuat kinerja pemerintahan. Tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Provinsi Lampung.








