• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 16/03/2026 12:28
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Gubernur Mirza Keluhkan Minimnya Kontribusi Sejumlah BUMN untuk Lampung

Adi SunaryoAsrul Septian MalikbyAdi SunaryoandAsrul Septian Malik
29/04/25 - 17:24
in Lampung
A A
Gubenur Lampung Rahmat Mirzani Djausal curhat soal minimnya kontribusi BUMN ke Provinsi Lampung.

Gubenur Lampung Rahmat Mirzani Djausal curhat soal minimnya kontribusi BUMN ke Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co)– Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengeluhkan minimnya kontribusi sejumlah perusahaan BUMN terhadap Provinsi Lampung. Padahal, Pemerintah Provinsi Lampung harus mengurus sekitar 9,4 juta penduduk.

Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa Provinsi Lampung tidak memiliki areal tambang skala besar, berbeda dengan provinsi lain yang menerima dana bagi hasil (DBH) tambang hingga mencapai Rp200 miliar.

Baca juga: Pelindo Panjang Klarifikasi Tidak Ada Penutupan Drainase dan Tegaskan Support Penanganan Banjir

Menurut Mirza ada salah satu BUMN di bidang pertambangan yang hanya melewati Lampung dari Sumatra Selatan menuju Pulau Jawa.

“Tambang kami tidak ada satu persen pun, hanya menjadi lintasan. Perusahaan itu, 27 juta ton keluar lewat pelabuhan. Tapi kami tidak menerima sepersen pun, hanya dapat CSR saja,” ujar Mirza dalam agenda RDP bersama Komisi II DPR RI dan Kemendagri.

Selain itu, Mirza juga mengeluhkan minimnya kontribusi pada perusahaan sektor pelabuhan terhadap Provinsi Lampung.

“Pelabuhan itu ada 40 juta warga dari Jawa ke Lampung dan dari Lampung ke Sumatra menggunakan pelabuhan. Tetapi rakyat Lampung tidak menerima apa-apa karena perusahaan pelabuhan yang mengelolanya. Begitu juga pelabuhan lain untuk impor, kami tidak mendapat apa-apa,” katanya.

Mirza menyoroti banyaknya aktivitas ekonomi BUMN yang tidak memberikan kompensasi kepada Provinsi Lampung maupun kabupaten/kota.

“Padahal, pemerintah daerah, yakni wali kota dan bupati, tetap harus melayani masyarakat. Ketika anggaran tidak mencukupi, bupati dan wali kota yang menanggung risikonya lebih dulu,” ujarnya.

Rasio APBD Terendah Se-Sumatra

Gubernur Lampung juga menyampaikan keluhan mengenai total APBD Provinsi Lampung dan kabupaten/kota yang hanya mencapai Rp32 triliun. Ia mengatakan bahwa rasio APBD terhadap jumlah penduduk di Lampung merupakan yang terendah di Sumatra.

“Sebanyak 10 sampai 11 kabupaten/kota memiliki PAD di bawah 10 persen, bahkan ada yang hanya 3 persen,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa belanja pegawai di Provinsi Lampung sangat tinggi. Menurutnya, ada satu kabupaten yang mengalokasikan hingga 80 persen APBD-nya hanya untuk belanja pegawai.

“Jadi saat ini, kabupaten di Lampung mengandalkan DAK dan DAU. Teknik bupati adalah menggunakan DAU untuk belanja pegawai, sedangkan DAK untuk pembangunan fisik. Namun, karena DAK mengalami efisiensi, kabupaten tidak bisa melakukan pembangunan,” jelasnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: BERITA LAMPUNGgubernur rahmat mirzani djausalkontribusmi bumn lampungpelindoPTBA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Awan menyelimuti wilayah Tugu Adipura Bandar Lampung. BMKG Lampung memperkirakan cuaca di wilayah Lampung cerah berawan berpotensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Senin, 16 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Senin, 16 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan cuaca ekstrem sebagian wilayah Indonesia. Dok BMKG

Mudik Lebaran, Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

byTriyadi Isworo
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost co) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pembaruan informasi cuaca selama periode awal mudik Lebaran....

81.797 Penumpang Diprediksi Gunakan Bandara Radin Inten II di Periode Lebaran

81.797 Penumpang Diprediksi Gunakan Bandara Radin Inten II di Periode Lebaran

byRicky Marlyand1 others
15/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung memprediksi pergerakan penumpang di bandara itu selama periode Angkutan Lebaran...

Berita Terbaru

pelangi di mars
Hiburan

Pelangi di Mars: Revolusi Film Fiksi Ilmiah Animasi Indonesia 2026

byNana Hasan
16/03/2026

Jakarta (Lampost.ct.co) - Industri sinema tanah air siap menyambut kehadiran film fiksi ilmiah ambisius berjudul Pelangi di Mars. Film karya...

Read moreDetails
Ustaz Solmed

Klarifikasi Ustaz Solmed Soal Inisial SAM: Nama Saya Saleh Mahmud Munawir

16/03/2026
Final Destination

Sinopsis Final Destination 5: Misteri Prekuel dan Tragedi Jembatan North Bay

16/03/2026
Hoppers

Sinopsis Film Hoppers: Misi Rahasia Mabel Tanaka Jadi Berang-berang Robot

16/03/2026
Awan menyelimuti wilayah Tugu Adipura Bandar Lampung. BMKG Lampung memperkirakan cuaca di wilayah Lampung cerah berawan berpotensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Senin, 16 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

16/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.