Bandar Lampung (Lampost.co) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal merespon keluhan pemudik terkait padamnya lampu jalan di jalur mudik. Pencahayaan yang kurang dan jarak pandang terbatas sangat membahayakan pengendara, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kemudian Gubernur menyampaikan bahwa jajarannya terus berupaya agar pemudik musim lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah aman dan nyaman.
Mulai dari percepatan perbaikan jalan, pelayanan posko mudik sampai dengan memperbaiki lampu jalan yang mati. Terlebih sepanjang jalur mudik demi memberikan rasa aman untuk masyarakat.
Selanjutnya Mirza memastikan saat ini lampu penerangan jalan yang mati sepanjang jalan lintas Lampung sudah berfungsi normal. “Tim dari Dishub dan Balai langsung bekerja untuk memperbaiki lampu jalan yang padam. Alhamdulillah beberapa titik sudah hidup kembali,” ujar Gubernur Lampung, Selasa, 17 Maret 2026.
Kemudian Mirza menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tim tertemukan beberapa lampu padam karena hilangnya baterai solar. “Ada beberapa titik yang kami temukan baterai panel surya hingga akinya ini tidak ada atau hilang. Itu untuk lampu menggunakan tenaga surya, tapi setelah kita ganti sudah hidup kembali,” jelasnya.
Lalu Mirza juga menegaskan, untuk lampu jalan konvensional pun sudah ada beberapa komponen juga yang diganti. Ini agar bisa hidup kembali. “Kami ingin memastikan pemudik yang melintasi Lampung harus aman,” katanya.
Jalan Berlubang
Kemudian urusan infrastruktur jalan misalnya, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus bergerak. Jajaran mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi. Ini guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.
Langkah ini terlaksanakan melalui penutupan lubang jalan (patching), perbaikan struktur jalan. Hingga pembenahan sistem drainase berbagai titik strategis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Gubernur Lampung menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik.
Salah satu penanganan penting dilakukan pada ruas jalan provinsi Ulu Semong – Trimulyo Dusun Pusaka Jaya. Pekon Sirna Galih, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Pads lokasi tersebut, jembatan yang ambrol akibat terjangan banjir karena hujan lebat. Kini tengah tertangani dengan pembangunan jembatan darurat sementara menggunakan pemasangan gorong-gorong armco.
Perbaikan serupa juga terlaksanakan pada ruas Gedong Tataan – Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Dengan total panjang ruas sekitar 20 kilometer. Sementara itu, Kabupaten Pringsewu, perbaikan jalan terlaksanakan pada ruas Pringsewu – Pardasuka. Sepanjang sekitar 18 kilometer, serta ruas Kalirejo – Pringsewu sepanjang kurang lebih 21 kilometer.
Pantau Mudik
Gubernur Lampung bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfy Assegaf dan unsur Forkopimda juga telah memantau kesiapan pengamanan arus mudik. Terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Peninjauan pada kawasan Pelabuhan Bakauheni dan ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Lampung Selatan, Senin, 16 Maret 2026.
Pada kesempatan tersebut, rombongan memantau pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026. Ini guna memastikan melakukan pengecekan kesiapan pos pelayanan dan pengamanan beberapa titik. Seperti Pos Pelayanan Rest Area 49B, Pos Pelayanan Rest Area 20B, serta Pos Pelayanan Bakauheni.
Rombongan juga meninjau fasilitas kesehatan, sarana pelayanan pemudik. Serta kesiapan personel yang bertugas selama masa arus mudik Lebaran.








