Kotabumi (Lampost.co)–BPBD Kabupaten Lampung Utara mencatat ada 20 rumah warga tergenang banjir. Pascahujan deras serta angin kencang yang terjadi dari, Kamis dan Jumat, 3-4 April 2025.
Hujan serta angin kencang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Lampung Utara menimbulkan kenaikan permukaan aliran sungai hingga menggenangi ke rumah-rumah warga.
Seperti di LK 1, RT 02, Kelurahan Sri Basuki tercatat ada 5 rumah warga terdampak banjir. Lalu, di LK 2, RT 03 Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi ada 15 rumah warga terdampak banjir. Dengan ketinggian genangan bervariasi, antara 30-50 cm.
Baca Juga: Waspada Banjir Wilayah Kabupaten Lampung Utara
Bupati Lampura Hamartoni Ahadis, bersama Kapolres, AKBP Deddy Kurniawan bergerak cepat memantau situasi. Hal ini guna memastikan penanganan cepat dan tepat bagi korban banjir di 2 kelurahan tersebut.
“Kami hadir di sini, untuk memastikan bahwa masyarakat yang terkena musibah mendapatkan perhatian. Dan juga memberikan bantuan yang perlu,” kata Bupati.
Selain meninjau kondisi korban, dalam kesempatan itu BPBD Lampura juga memberikan laporan terkait langkah-langkah penanganan bencana. Termasuk evakuasi warga dan penyediaan tempat penampungan sementara.
“Adapun bantuan terhadap korban yang terkena banjir, akan segera di proses pendataan oleh pihak terkait,” tambahnya.
Kapolres Lampura, AKBP Deddy Kurniawan, menambahkan pihak kepolisian siap membantu penanganan bencana. Selain itu, memastikan keamanan di lokasi terdampak. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan bantuan dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama forkopimda akan untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Juga memberikan dukungan maksimal bagi masyarakat terdampak, guna memastikan pemulihan berjalan dengan cepat dan optimal.








