Kalianda (Lampost.co) — Dibalik suasananya yang tenang dan tidak terlalu ramai. Pantai Baturame di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, menyimpan potensi bahaya yang perlu pengunjung waspadai, terutama saat berenang di pantai.
Menjadi wisata pilihan keluarga, pantai ini menawarkan kenyamanan bagi para pengunjung. Tetapi pengunjung untuk tidak lengah terhadap kondisi alam, seperti arus atau ombak yang terkadang datang secara tiba-tiba.
Salah satu pengunjung, Nur, mengatakan terdapat beberapa hal yang perlu pengunjung perhatikan saat beraktivitas di pantai tersebut.
“Kekurangannya di sini ombaknya kadang tiba-tiba besar, kadang airnya juga surut. Ditambah tidak ada pembatas atau tanda keselamatan berenang,” ujarnya.
Banyaknya Bebatuan
Ia juga menyoroti banyaknya bebatuan di area pantai yang dapat berpotensi membahayakan jika tidak kita waspadai.
“Di sini juga banyak batu, tapi untungnya batu-batunya besar jadi kelihatan dan tidak sakit kalau diinjak. Cuma takut kalau kebentur pas kena ombak,” tambahnya.
Oleh karena itu, pengunjung untuk tidak berenang terlalu ke tengah laut karena tidak adanya batas aman yang jelas. Berenang di area tepi pantai sepertinya lebih aman, terutama bagi anak-anak.
Pengawasan orang tua juga menjadi hal penting agar anak-anak tetap berada dalam jangkauan saat bermain air. Selain itu, kesadaran dari masing-masing pengunjung untuk menjaga keselamatan diri juga sangat perlu.
Terkait kejadian tenggelamnya seorang remaja berusia 16 tahun pada 24 Maret 2026 lalu, pelaku UMKM setempat, Kiya, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berbeda dengan area wisata yang biasa masyarakat kunjungi.
“Kejadian kemarin itu memang di Pantai Baturame, tetapi bukan lokasi yang di sini. Kalau di sini aman, karena yang kemarin itu masuk ke area yang memang dilarang untuk dikunjungi, apalagi untuk berenang,” ujarnya.
Ia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi pengunjung untuk lebih berhati-hati dan mematuhi batasan area yang diperbolehkan. Dengan begitu pengunjung dapat menikmati keindahan Pantai Baturame dengan aman dan nyaman.
(Intan Tyas/Magang)








