Bandar Lampung (Lampost.co) — Polda Lampung mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengambil barang yang terdapat di dalam kontainer yang berasal dari Kapal kargo KMP Glory Indah I Surabaya. Kapal tersebut karam di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu, 17 Juli 2024. Barang-barang di kapal itu pun berhamburan dan hanyut ke laut luas.
Sejumlah barang memasuki perairan Lampung Selatan. Barang berupa makanan minuman ringan, hampers, bumbu dapur hingga rokok pun diambil oleh para nelayan yang menemukannya.
Tak hanya barang, satu kontainer di duga berasal dari kapal itu yang masuk ke perairan Lampung Selatan pun di serbu oleh nelayan. Dari video yang beredar, terlihat sejumlah nelayan telah berada di atas kontainer berwarna coklat yang terapung di Perairan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.
Baca juga: Belasan Penumpang Tewas, Puluhan Hilang Insiden Dua Kapal Tenggelam di Italia
Sejumlah nelayan kemudian memindahkan barang-barang yang terdapat di dalam kontainer seperti hampers, rokok, makanan ringan hingga minuman kemasan ke perahu mereka.
Selain barang-barang tersebut, di dalam kontainer itu juga ada alat PHH milik TNI AL serta drum yang berisikan oli. Untuk itu Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jika menemukan barang-barang serupa. Ia meminta segera laporkan ke pihak kepolisian.
“Ada 3 tas alat PHH milik TNI AL serta 4 drum yang berisikan oli. Saat ini barang-barang itu telah di amankan di Polsek Penengahan,” kata dia, melalui rilis No: 579/VII/HUM.6.1.1/2024/Bidhumas.
“Kami mengimbau masyarakat jika ada temuan barang serupa untuk segera laporan ke Polsek. Kami juga tengah berkoordinasi dengan kepolisian Kepulauan Seribu untuk temuan-temuan ini,” kata dia.








