Bandar Lampung (Lampost.co): Universitas Lampung (Unila) mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dengan capaian 2.866 calon mahasiswa baru yang lolos seleksi.
Ketua PMB Unila, Suripto Dwi Yuwono, menyampaikan bahwa minat pelajar untuk melanjutkan studi di Unila terus meningkat. Di sisi lain, pada SNBP 2026, jumlah pendaftar yang memilih Unila sebagai pilihan pertama dan kedua mencapai 26.957 peserta.
“Dari jumlah tersebut, kami mencatat 19.333 pendaftar unik. Kami kemudian menyeleksi dan menerima 2.866 peserta melalui jalur prestasi,” kata Suripto.
Ia juga menjelaskan lulusan SMA mendominasi kelulusan dengan porsi 75 persen. Lulusan SMK menyusul dengan 24 persen, sementara Madrasah Aliyah menyumbang 1 persen. Para peserta tersebut berasal dari 495 sekolah di Provinsi Lampung dan berbagai daerah di Indonesia.
Ia menegaskan siswa asal Lampung mendominasi penerimaan dengan kontribusi 89,29 persen. Kota Bandar Lampung menyumbang jumlah terbanyak dengan 1.013 siswa. Lampung Tengah mengikuti dengan 258 siswa, Metro 225 siswa, dan Pringsewu 186 siswa. Kabupaten Tulang Bawang mencatat jumlah terendah dengan 16 siswa.
Pada tingkat sekolah, SMAN 7 Bandar Lampung mencatat jumlah kelulusan tertinggi dengan 88 siswa. SMAN 3 Bandar Lampung menyusul dengan 72 siswa, SMAN 1 Terbanggi Besar 69 siswa, serta MAN 1 Bandar Lampung dan SMAN 14 Bandar Lampung masing-masing 68 siswa. SMA IT Unila melengkapi daftar dengan 64 siswa.
Tingkat Persaingan
Suripto juga memaparkan tingkat persaingan program studi. Program Studi Gizi menjadi jurusan paling ketat di rumpun Saintek dengan rasio 1:90. Program Studi Farmasi mencatat rasio 1:38, Sistem Informasi 1:35, dan Kedokteran 1:21.
Pada rumpun Soshum, Program Studi Manajemen menjadi jurusan paling diminati dengan rasio 1:27. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, PPKn, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Bisnis mengikuti dengan rata-rata rasio 1:12.
“Capaian pendaftar tahun ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Unila terus meningkat,” ujar Suripto.
Ia menegaskan Unila menetapkan kuota SNBP minimal 20 persen dari total daya tampung mahasiswa baru sesuai regulasi kementerian.









