Kotaagung (lampost.co)–Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kemandirian daerah. Beliau menegaskan hal ini usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Selasa, 3 Februari 2026.
Saleh Asnawi menekankan bahwa setiap kepala daerah harus memajukan wilayahnya secara mandiri. Menurut beliau, pemimpin daerah tidak boleh hanya mengandalkan dana dari pemerintah pusat.
“Kepala daerah harus bertanggung jawab penuh dalam memajukan daerahnya. Kita semua memang harus berdiri di kaki sendiri,” ujar Saleh Asnawi pada Rabu, 4 Februari 2026.
Selanjutnya, potensi sumber daya di Tanggamus sangat melimpah. Sektor tersebut mencakup bidang pertanian, perkebunan, perikanan, hingga sektor pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan mengoptimalkan seluruh sektor tersebut melalui program hilirisasi.
“Kami akan melakukan hilirisasi pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Langkah ini bertujuan untuk memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain aspek ekonomi, Saleh Asnawi juga menyoroti masalah kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Menurut beliau, kebersihan merupakan faktor penentu keberhasilan destinasi wisata di Tanggamus. Ia ingin seluruh wilayah wisata bahari dan air terjun bersih dari sampah.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah daerah bahkan sudah memenuhi syarat hibah dari Bank Dunia untuk pengelolaan sampah.
“Kami menyiapkan tempat pengolahan sampah yang sistematis. Kami juga bekerja sama dengan perusahaan untuk menyerap hasil hilirisasi tersebut,” tambah Saleh.
Melalui langkah ini, Tanggamus mulai bergerak secara terukur untuk menata ekonomi. Pemerintah daerah optimis bahwa masyarakat akan menjadi lebih sejahtera dan berdaya saing.








