• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 07:44
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yozi Rizal menilai, selama ini salah satu persoalan utama dalam penyusunan target PAD adalah penggunaan data potensi yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
07/01/26 - 22:54
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

(dok. Google)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Komisi III DPRD Provinsi Lampung meminta Pemprov Lampung menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 secara lebih realistis dan berbasis data riil di lapangan.

Langkah ini penting agar target pendapatan tidak kembali melampaui kemampuan nyata daerah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yozi Rizal menilai, selama ini salah satu persoalan utama dalam penyusunan target PAD adalah penggunaan data potensi yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya.

Baca Juga:

APBD Lampung 2025 Dinilai Sehat, Namun Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi

 

Yozi mencontohkan sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang katanya memiliki potensi besar karena jumlah kendaraan tercatat sangat tinggi.

“Selama ini kita disebut punya potensi lebih dari 4 juta unit kendaraan. Tapi faktanya di lapangan tidak seperti itu. Banyak kendaraan yang sudah hilang, dijual, atau tidak lagi digunakan. Namun masih tercatat sebagai objek pajak,” ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan pengalaman pribadinya sebagai gambaran persoalan tersebut. Menurutnya, masih ada data kendaraan yang tercatat aktif meski fisiknya sudah tidak ada.

“Saya sendiri punya tiga BPKB, tapi kendaraannya sudah tidak ada. Ada yang hilang, ada yang tidak jelas. Di data masih tercatat sebagai potensi pajak, padahal jelas tidak mungkin dibayarkan,” katanya.

Kondisi itu, lanjut Yozi, membuat target PAD kerap ditetapkan terlalu tinggi dan sulit tercapai. Untuk itu, Komisi III mendorong adanya kesamaan persepsi antarinstansi terkait sebelum angka target mereka tetapkan.

“Jangan lagi menghitung potensi yang sebenarnya tidak ada. Target harus benar-benar realistis agar bisa dicapai,” tegasnya.

 

Faktor Eksternal

Selain persoalan data kendaraan, Yozi juga menyinggung faktor eksternal yang turut memengaruhi pendapatan daerah. Salah satunya pengurangan transfer dari pemerintah pusat.

Ia mencontohkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pajak rokok yang nilainya kerap mengalami penyesuaian.

“Itu kewenangan pusat. Kadang ditetapkan sekian, lalu dikurangi sekian. Kita tidak tahu pasti penyebabnya, apakah karena konsumsi menurun atau faktor lain. Yang jelas, dampaknya langsung dirasakan daerah,” ujarnya.

Dalam RDP tersebut, Komisi III DPRD Lampung dan Bapenda juga membahas perlunya penguatan koordinasi lintas instansi.

Yozi menyebut pihaknya berencana mempertemukan Bapenda dengan kepolisian serta Jasa Raharja untuk melakukan validasi data kendaraan bermotor.

“Kita ingin duduk bersama dengan kepolisian dan Jasa Raharja agar data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Dari situ diharapkan muncul inovasi untuk mengoptimalkan PAD,” katanya.

Selain itu, Komisi III juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil PAD untuk kembali memetakan aset dan potensi yang dikelola. Sehingga perencanaan pendapatan ke depan lebih akurat dan berkelanjutan.

Tags: BapendaBPKBdana bagi hasilDPRDJasa RaharjaKENDARAANLAMPUNGobjek pajakPADPajak kendaraan bermotor
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Cuaca cerah berawan disertai rintik hujan membasahi wilayah sekitar Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Rabu, 18 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 18 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

byRicky Marlyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung mengeluarkan imbauan bersama dalam rangka menjaga kerukunan antarumat...

Saling Menghormati di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Saling Menghormati di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

byRicky Marlyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk menguatkan toleransi dan saling menghormati. Terutama...

Berita Terbaru

Cuaca cerah berawan disertai rintik hujan membasahi wilayah sekitar Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Rabu, 18 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 18 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
para pemain rayo

Rayo Vallecano Vs Levante Imbang 1-1 lewat Drama Menit Akhir

18/03/2026
perayaan gol pemain fiorentina

Cremonese Vs Fiorentina, Emil Audero Kebobolan Empat Gol

18/03/2026
Penyerang Wolves Tolu Arokodare

Drama Kebangkitan Dramatis Wolves atas Brentford

18/03/2026
PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik gratis dari Bandar Lampung ke Bandung dan Yogyakarta melalui program TJSL.

PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogyakarta

18/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.