Bandar Lampung (Lampost.co): Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau arus mudik Lebaran 2026 dari udara di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni untuk melihat langsung dinamika pergerakan kendaraan serta kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026. Ia menyampaikan hal itu saat doorstop bersama awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa, 17 Maret 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan udara, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Merak maupun sebaliknya berjalan relatif lancar dengan dukungan kondisi cuaca cukup baik. Meski begitu, antrean kendaraan roda dua dan roda empat mulai tampak di Pelabuhan Merak. Hal itu seiring peningkatan volume pemudik yang akan menyeberang menuju Bakauheni.
“Secara umum, hasil analisis dari udara menunjukkan arus lalu lintas relatif lancar. Alhamdulillah kondisi cuaca cukup baik,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Dalam kesempatan itu, Komjen Pol. Dedi Prasetyo juga memaparkan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ia memperkirakan gelombang kedua arus mudik terjadi pada 18 hingga 19 Maret. Sedangkan arus balik berlangsung dalam dua gelombang, yaitu pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
“Arus mudik gelombang kedua akan terjadi pada 18 sampai 19 Maret. Kemudian arus balik berlangsung pada 24–25 dan 28–29 Maret,” jelasnya.
Pengamanan dan Rekayasa Lalin
Polda Lampung bersama para pemangku kepentingan menyiapkan sejumlah langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada periode tersebut. Petugas memperkuat pengamanan melalui patroli, pengawalan, serta pengaturan arus kendaraan di titik-titik krusial, khususnya menuju kawasan pelabuhan.
Selain itu, jajaran terkait menyiapkan dukungan sarana dan prasarana, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, serta mengoptimalkan pemantauan melalui command center agar petugas dapat memantau pergerakan arus lalu lintas secara menyeluruh. Aparat juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu puncak jika memungkinkan, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui call center 110 saat membutuhkan bantuan selama perjalanan.
“Jika membutuhkan layanan kepolisian, silakan hubungi layanan 110. Kami juga meminta jajaran merespons dengan cepat,” tutupnya.
Berbagai langkah antisipasi tersebut mendorong pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah penyeberangan Merak–Bakauheni, berjalan aman, tertib, dan lancar.








