Bandar Lampung (Lampost.co)– Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik di Lampung terus memperkuat langkah sebagai kampus berbasis keberlanjutan dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sinergi ini difokuskan pada pengembangan riset teknologi masa depan yang berorientasi pada prinsip sustainability.
Kunjungan kerja sama tersebut diawali dengan sesi diskusi dan pertukaran gagasan terkait potensi pengembangan teknologi, khususnya pada sektor energi terbarukan dan efisiensi energi. Kedua institusi juga membahas peluang kolaborasi riset yang mampu menjawab tantangan global sekaligus kebutuhan nasional.
Baca juga: Teknokrat–Hotel Emersia Perkuat Kolaborasi, Dorong Kampus Hijau dan Industri Berkelanjutan
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta pertukaran cenderamata sebagai simbol komitmen bersama dalam mengakselerasi inovasi berbasis riset.
Delegasi Teknokrat turut meninjau sejumlah fasilitas laboratorium milik BRIN untuk melihat langsung pemanfaatan teknologi dan peralatan riset mutakhir. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman terhadap pengembangan infrastruktur ramah lingkungan.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah Yusuf, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat transformasi kampus menuju Green Campus berbasis riset.

“Kerja sama dengan BRIN menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas riset dan inovasi di Teknokrat. Kami ingin menghadirkan solusi nyata, khususnya di bidang energi terbarukan dan infrastruktur ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dalam riset nasional yang berdampak luas.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta Kemitraan Global.
Melalui sinergi dengan BRIN, Universitas Teknokrat Indonesia optimistis mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










