Bandar Lampung (Lampost.co)– Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia tampil sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia kreatif yang mampu bersaing di tingkat global.
Mengusung pendekatan berbasis teknologi, FSIP memadukan kemampuan bahasa, pendidikan, dan kreativitas digital. Program studi seperti Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris menyiapkan mahasiswa menguasai komunikasi global sekaligus industri kreatif.
Baca juga: FTIK Teknokrat Cetak Talenta Digital dan Engineer Kelas Dunia
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyatakan FSIP berperan penting dalam membangun generasi adaptif di era digital.
“Kami ingin lulusan FSIP tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, komunikatif, dan siap menghadapi persaingan global,” katanya.
Mahasiswa FSIP mencatat berbagai prestasi, termasuk juara internasional English Speech dan kompetisi storytelling. Lulusan FSIP pun memiliki peluang karier luas, mulai dari content creator, translator, hingga tenaga pendidik profesional.
Didukung program pertukaran mahasiswa internasional, FSIP membuka akses mahasiswa untuk tampil di panggung dunia.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










