Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung meningkatkan pengawasan arus lalu lintas dengan mengerahkan tim patroli ke sejumlah titik rawan kemacetan pada jalur wisata selama libur Lebaran 2026.
Bambang Sumbogo mengatakan banyak destinasi wisata menjadi tujuan favorit pemudik saat masa libur, sehingga berpotensi memicu kepadatan kendaraan.
“Lampung memiliki banyak destinasi wisata yang selalu ramai saat libur Lebaran. Kondisi ini sering memicu kemacetan akibat lonjakan kendaraan wisatawan, sehingga kami lakukan langkah antisipasi sejak awal,” ujar Bambang, Selasa.
Pihaknya mengerahkan tim patroli dan motoris berbagai lokasi wisata, terutama kawasan objek wisata Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran.
Bambang menjelaskan petugas telah bergerak ke 15 kabupaten/kota guna membantu kepolisian mengatur arus kendaraan, khususnya wilayah Kalianda dan Pesawaran.
“Tim kami membantu pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar, terutama kawasan wisata pantai,” katanya.
Ia mengungkapkan kepadatan kendaraan mulai terlihat sejak hari kedua Lebaran, terutama pada kawasan Tugu Cokelat serta jalur wisata.
Ia juga memfokuskan pengawasan tidak hanya pada simpul transportasi seperti Pelabuhan Bakauheni.
Pihaknya lakukan pengawasa pada jalur menuju destinasi wisata guna mencegah penumpukan kendaraan yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, pihaknya menjalin koordinasi dengan BPBD dan Basarnas untuk memastikan keamanan serta keselamatan wisatawan selama masa libur.
“Kami ingin memastikan arus balik berjalan lancar dan aktivitas wisata tetap aman. Jangan sampai terjadi gangguan atau hal yang buruk selama libur Lebaran,” ujar Bambang.








