Bandar Lampung (Lampost.co) — Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengungkapkan progran mudik gratis kurangi kepadatan lalu lintas.
Tercatat arus mudik lalu sebanyak 33 bus gratis dari berbagai instansi pemerintah datang ke Lampung melalui program mudik gratis.
Menurutnya, program tersebut membuat para pemudik tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi untuk pulang kampung saat Lebaran.
Dampaknya, volume kendaraan turun sehingga kepadatan arus lalu lintas ikut berkurang.
Salah satu instansi yang menggelar mudik gratis, BPKH RI, mengoperasikan 15 unit bus.
Program itu melibatkan 675 orang dari wilayah Jabodetabek menuju Lampung.
“Bayangkan kalau 674 orang ini menggunakan kendaraan pribadi semua, program ini cukup bermanfaat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, terutama wilayah pelabuhan,” ungkapnya, Senin, 23 Maret 2026.
Ia menjelaskan sejumlah instansi yang tercatat mengadakan mudik gratis antara lain Pemprov DKI Jakarta dan sejumlah kementerian.
Namun, ia tidak menutup kemungkinan ada instansi lain yang belum tercatat.
“Data melalui Terminal Rajabasa kemarin mencatat 33 bus. Dari BPKH, 15 bus sudah kembali, artinya separuh sudah kembali ke Jawa,” ujarnya.
Bambang berharap ke depan lebih banyak instansi menggelar program serupa sehingga kapasitas angkutan semakin besar.
Hal itu dapat terus mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal saat mudik.
“Jika jumlahnya bertambah, semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan massal untuk mudik maupun saat kembali ke perantauan,” tambahnya.








