Duka Banjir Ternate, Basarnas Minta Perpanjangan Pencarian Korban

Editor Adi Sunaryo, Penulis Antaranews
Minggu, 01 September 2024 19.43 WIB
Duka Banjir Ternate, Basarnas Minta Perpanjangan Pencarian Korban
Banjir melanda Ternate. Dok/Antara

Ternate (Lampost.co)– Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), telah menyurati Basarnas Ternate untuk meminta perpanjangan pencarian terhadap salah seorang korban banjir Ternate bernama Minanti Musa (39 tahun).

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly di Ternate, Ahad, mengatakan pihaknya telah mengajukan surat kepada Basarnas untuk memperpanjang waktu pencarian. Sebab, berdasarkan SOP proses pencarian berakhir pada Sabtu, 31 Agustus 2024, kemarin.

Baca juga: Penembak Mahasisw PKL di Bawaslu Bakal Kena Pasal Berlapis

Sehingga, sesuai hasil rapat Tim Tanggap Bencana proses pencarian korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, tetap oleh Tim SAR gabungan lakukan. Atau ada perpanjangan selama tiga hari.

Untuk itu, Basarnas Ternate resmi memperpanjang operasi pencarian korban banjir bandang hingga tiga hari ke depan. Pencairan akan fokus di sempadan jalan utama dari lokasi kejadian. Lalu sampai ke area pantai untuk mencari satu korban yang belum petugas temukan. Sementara korban meninggal dunia telah petugas temukan sebanyak 18 orang.

Sementara, Kepala Basarnas Ternate, Fatur Rachman menyatakan operasi SAR telah dilanjutkan mulai pukul 07.00 WIT hari ini atas permintaan pemerintah daerah dan keluarga korban.

“Jadi sesuai permintaan dari pemerintah daerah maupun keluarga korban maka operasi SAR diperpanjang selama tiga hari. Kita lanjutkan besok,” ujarnya.

Jumlah korban yang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate berhasil ditemukan adalah 27 orang, dengan 18 orang dinyatakan meninggal dunia, 8 orang selamat, dan 1 orang dalam proses penanganan.

Pencairan Hari Ke-7

Pencarian korban banjir bandang Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara hingga hari ke-7 pencarian belum membuahkan hasil, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Dari total 19 korban meninggal, satu di antaranya hingga sore tadi belum petugas temukan. Korban bernama Minanti Musa 39 tahun merupakan ibu dari dua korban yang petugas temukan terakhir bersama neneknya.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian hingga memperluas areal dengan dugaan adanya korban tertimbun. Hal itu dengan mengerahkan anjing pelacak untuk membantu tim SAR melakukan pencarian hingga ke titik-titik tersebut.

Kepala Basarnas Ternate, Fatur Rahman menjelaskan kendala dari pencarian korban terakhir ini tidak lain adalah material lumpur yang sudah mengeras. Kemudian ukuran material batu yang besar juga menyulitkan proses pencarian.

Setelah melakukan rapat sore tadi, tim SAR Gabungan akhirnya memperpanjang proses pencarian hingga 3 hari ke depan.

“Memang, perpanjangan tersebut sesuai dengan permintaan pemerintah daerah maupun keluarga korban. Proses pencariannya akan kita fokuskan di badan jalan utama. Yaitu di jalan menuju arah pantai di sektor 2 sejak hari ini,” ujarnya.

Berdasarkan data, saat ini pengungsi menempati gedung SMK 4 Ternate rencananya akan Pemkot pindahkan ke asrama haji. Lokasi lainnya yaitu gedung Sekolah Luar Bisa (SLB) Ternate sementara waktu.

Sementara banjir bandang yang terjadi Minggu, 25 Agustus 2024, sekitar pukul 03,00 pekan lalu, merusak 25 rumah warga dan satu bangunan musala.

250 Warga Mengungsi

Warga yang Pemkot Ternate ungsikan berdasarkan data pada Sabtu, 31 Agustus 2024, kemarin, berjumlah 250 jiwa dari 73 kepala keluarga.

Sedangkan data korban meninggal dunia yang telah petugas temukan sebanyak 18 orang. Antara lain Ila Abas (49 tahun), Riyandi Rismon (26 tahun), Rafka Rismon (10 tahun), dan Roman Djais (41 tahun). Kemudian Tarisa Cahya Ramadhan (22 tahun), Amir Taib (52 tahun), Aminah Hasan (30 tahun), Dirga Amir (13 tahun), dan Asifa Amir (11 tahun).

Dilan Amir (5 tahun), Aburizal Iksan (13 tahun), Hasyim M Djan (55 tahun), Hajijah Utuh (52 tahun), Siti Hasyim (22 tahun), dan Farah Hasyim (19 tahun). Lalu, Wan Abdullah (58 tahun) serta Azzana Roman (5 tahun) Awana Alimudin (64 tahun) baru petugas temukan pada Selasa, 27 Agustus 2024. Sementara satu korban bernama Minanti Musa (39 tahun) masih dalam pencarian.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI