• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 16/02/2026 11:19
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

High Cost Politics Sebabkan Kepala Daerah Korupsi

Maraknya kasus korupsi yang menjerat kepala daerah belakangan ini berakar dari tingginya biaya politik (high-cost politics).

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
22/01/26 - 15:00
in Hukum, Lamban Pilkada, Lampung Memilih, Nasional, Pemilu, Politik
A A
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya berompi orange saat konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025. Dok: Tangkapan Layar Youtube KPK

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya berompi orange saat konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025. Dok: Tangkapan Layar Youtube KPK

Jakarta (Lampost.co) – Maraknya kasus korupsi yang menjerat kepala daerah belakangan ini berakar dari tingginya biaya politik (high-cost politics). Tekanan finansial yang besar memicu para pejabat publik mencari pendanaan melalui praktik lancung pada celah anggaran maupun perizinan.

Hal tersebut tersampaikan oleh Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman. Ia menegaskan bahwa mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) kepada DPRD bukanlah jawaban atas persoalan tersebut.

“Solusinya bukan dengan Pilkada oleh DPRD. Itu hanya akan memindahkan titik korupsinya saja,” ujar Zaenur melalui keterangannya, Kamis, 22 Januari 2026.

Kemudian Zaenur menjelaskan bahwa korupsi sering kali terdorong oleh kebutuhan untuk menutup biaya politik yang telah dikeluarkan sebelumnya. Sekaligus mengumpulkan modal untuk kontestasi periode berikutnya.

“Mengapa mereka korupsi? Karena adanya tekanan untuk menutup biaya politik dan kebutuhan memperoleh pendanaan politik untuk kontestasi berikutnya. Setiap ada kesempatan mencari sumber pendanaan, mereka akan menggunakan jalan korupsi itu,” jelasnya.

Empat Langkah Strategis

Lalu menurut Zaenur, penyelesaian rantai korupsi kepala daerah tidak bisa melalui kebijakan tunggal. Ia menawarkan empat langkah reformasi krusial. Pertama, Reformasi Kepartaian. Membenahi sistem internal partai politik agar lebih transparan dan akuntabel. Kedua, Reformasi Pemilu. Mengatur ulang skema kontestasi agar lebih efisien dan murah secara biaya.

Ketiga, Penguatan Pengawasan. Memperketat celah pada pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang selama ini kerap menjadi “ladang bancakan”. Keempat, Langkah Hukum Progresif. Mendorong pengesahan UU Perampasan Aset dan mengkriminalisasi kekayaan yang diperoleh secara tidak sah (illicit enrichment).

Selanjutnya Zaenur menilai, tanpa ada pembenahan sistemik terhadap biaya politik dan penegakan hukum yang menjerakan. Jabatan kepala daerah akan terus terbayangi praktik rasuah.

“Ini memang bukan solusi tunggal. Bagaimana penyakit high-cost politics itu terselesaikan. Terlebih terbarengi dengan aturan perampasan aset agar ada kepastian hukum yang menjerakan,” katanya.

Tags: Anggota Komisi II DPR RIkasus korupsiKepala DaerahKPKMuhammad TohaOperasi Tangkap TanganOTTPemilihan Kepala DaerahPemilihan UmumPEMILUPeneliti Pusat Kajian AntikorupsiPILKADAPilkada kepada DPRD. Pilkada via DPEDpilkada oleh DPRDpraktik lancungPukatTekanan finansialtingginya biaya politik high-cost politicsugmUniversitas Gadjah MadaZaenur Rohman
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menghadiri Lelang dan Pameran Lukisan Solo bertema "LOVE" karya pelukis Sonja Irawaty. Kegiatan tersebut berlangsung di Midaz Senayan and Golf, Jakarta, Sabtu, 14 Februari 2026. Dok MPR RI

Butuh Kepedulian Bersama Bangkitkan Semangat Penderita Kanker

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Dukungan dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya membangkitkan semangat penderita dalam berjuang melawan kanker. Hal tersebut...

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

byMustaan
13/02/2026

Lampung Selatan (lampost.co) — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau perkembangan sektor...

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

byRicky Marlyand1 others
13/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk merealisasikan sejumlah kebijakan dan langkah afirmasi yang ada. Hal ini...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung dan Kemenkraf Tingkatkan Kualitas Dapur MBG
Humaniora

Pemprov Lampung dan Kemenkraf Tingkatkan Kualitas Dapur MBG

byRicky Marlyand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersinergi untuk meningkatkan kualitas dapur Makan...

Read moreDetails
MCU - Tom Holland di film Spider-Man

7 Bocoran Proyek MCU Tahun 2026: Avengers hingga Spider-Man Kembali!

16/02/2026
Poster film Chaos Walking

Sinopsis Chaos Walking di Vidio: Dunia Tanpa Rahasia yang Satukan Tom Holland dan Daisy Ridley

16/02/2026
15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

15 Tahun Jalan Poros Komering Agung Rusak, Warga Tagih Janji Pembangunan

16/02/2026
film korea romantis

5 Rekomendasi Film Korea Romantis Terbaik untuk Merayakan Hari Valentine

16/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.