Ternate (Lampost.co)—Hattrick Ciro Alves mewarnai permainan gemilang Malut United di hadapan ribuan pendukungnya dengan menundukkan Madura United 4-1.
Poin penting:
- Malut United menaklukkan tamunya, Madura United, 4-1 di pekan keenam BRI Super League 2025/2026.
- Hattrick Ciro Alves mewarnai kemenangan Malut United.
- Madura United bermain dengan 10 pemain usai Balotell mendapatkan kartu merah akibat menyikut pemain lawan.
Pertandingan Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate, Jumat (19/9/2025) malam WIT itu menjadi panggung bagi Alves yang membawa timnya naik ke papan atas klasemen.
Alves mencetak tiga gol yang menjadi catatan perdananya bersama Laskar Kie Raha. Satu gol tambahan lainnya berasal dari Yakob Sayuri pada menit ke-53.
Baca juga: Persebaya Menang Tipis atas Semen Padang
Satu gol balasan Madura United sumbangan Jordy Wehrmann pada menit ke-36. Malut United merangsek ke posisi lima klasemen dengan delapan poin dari enam laga.
Malut United tampil agresif dengan langsung mengurung pertahanan lawan. Alves membuka keran gol timnya pada menit ke-11 setelah kerja sama apik dengan David da Silva.
Madura United menyamakan kedudukan pada menit ke-36. Wehrmann melepaskan tembakan keras yang gagal kiper tuan rumah halau untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Malut United bangkit pada awal babak kedua. Yakob Sayuri sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Miswar Saputra pada menit ke-53 guna membawa tuan rumah unggul 2-1.
Baca juga: Duel ketat tersaji dalam Malut United vs Madura United
Situasi memanas ketika pemain Madura United, Balotelli, mendapatkan kartu merah setelah tinjauan VAR akibat menyikut pemain lawan. Malut United memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan baik.
Alves mencetak gol keduanya pada menit ke-63 lewat sontekan cerdik di kotak penalti. Dia kemudian menyempurnakan hattrick pada menit ke-81 yang menutup pesta gol tuan rumah.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, bersyukur atas kemenangan besar ini. Ia menilai hasil ini tidak lepas dari kerja keras tim dan doa warga Maluku Utara.
Baca juga: Pelatih sesumbar Malut United bangkit saat hadapi Madura United
“Semoga hasil positif ini bisa berlanjut di pertandingan berikutnya. Dalam sepak bola memang ada yang menganggap tidak adil, tapi ini adalah hasil maksimal dari perjuangan kami,” kata Hendri.
Hendri menegaskan penunjukan Franca sebagai kapten merupakan keputusan tim demi menjaga motivasi dan semangat pemain.
Pemain Malut United, Abduh Lestaluhu, menyatakan bangga meraih kemenangan di kampung halaman, terutama di Gelora Kie Raha Ternate.
“Apalagi saya bisa main di kampung sendiri dan membawa tim menang 4-1 di Gelora Kie Raha, rasanya luar biasa,” ujar Abduh.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Malut United untuk terus bersaing di papan tengah klasemen.
Dengan delapan poin dari enam pertandingan, tim Maluku Utara tersebut kini berada di peringkat lima dan siap menekan tim-tim besar lainnya.
Malut United akan berupaya menjaga tren positif ini pada laga berikutnya. Sedangkan Madura United harus segera bangkit setelah kekalahan telak ini.








