Bergamo (Lampost.co)–Pertandingan pekan ke-28 Serie A musim 2025/2026 menyajikan drama luar biasa di New Balance Arena (Stadion Gewiss), Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Tuan rumah Atalanta hampir saja menelan kekalahan memalukan sebelum akhirnya Gianluca Scamacca muncul sebagai penyelamat lewat dua gol telat untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Udinese.
Hasil ini menjadi pukulan bagi ambisi skuad asuhan Raffaele Palladino untuk menembus zona empat besar Liga Champions. Meski berhasil menghindari kekalahan, kegagalan meraih poin penuh di kandang membuat La Dea masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 46 poin.
Dominasi Tim Tamu
Udinese datang ke Bergamo dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menghancurkan Fiorentina. Skuad besutan Kosta Runjaic tampil sangat efektif dalam melakukan serangan balik. Keinan Davis kembali membuktikan ketajaman dengan mencetak gol pembuka pada babak pertama.
Baca juga: Juventus Pesta Empat Gol di Allianz Stadium atas Pisa
Memasuki babak kedua, pendukung tuan rumah sempat terdiam ketika Davis kembali merobek jala gawang Atalanta untuk membawa tim tamu unggul 2-0. Gol kesembilan Davis musim ini tersebut sempat membuat publik Bergamo frustrasi karena lini pertahanan Atalanta terlihat sangat rapuh menghadapi transisi cepat pemain-pemain Udinese.
Kebangkitan La Dea
Melihat timnya tertinggal dua gol, Palladino melakukan sejumlah perubahan taktik di pertengahan babak kedua. Masuknya Nicolas Zalewski memberikan dimensi baru di sisi sayap. Momentum kebangkitan dimulai pada menit ke-75 saat umpan matang Zalewski berhasil Gianluca Scamacca tanduk dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Gol tersebut membakar semangat para pemain Atalanta. Tekanan terus mereka lancarkan ke jantung pertahanan Udinese yang mulai terlihat kelelahan.
Drama mencapai puncaknya pada menit-menit akhir pertandingan. Scamacca kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras yang tidak mampu kiper Udinese halau, memastikan skor menjadi imbang 2-2.
Dilema Zona Eropa
Secara statistik, Atalanta mendominasi penguasaan bola dan total tembakan, namun efisiensi Udinese hampir membuat kejutan besar. Hasil seri ini membuat jarak Atalanta dengan peringkat empat besar masih cukup lebar. Mereka terpaut sekitar enam poin dari Napoli yang berada di posisi ketiga.
Di sisi lain, satu poin tambahan ini cukup bagi Udinese untuk tetap nyaman di posisi ke-10 klasemen sementara. Bagi Atalanta, evaluasi total di sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah utama Palladino. Hal itu perlu sebelum menghadapi leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Lazio mendatang.
Susunan Pemain:
Atalanta: Carnesecchi; Djimsiti, Hien, Kolasinac; Bellanova, Ederson, De Roon, Ruggeri; Pasalic, Lookman; Scamacca.
Udinese: Okoye; Giannetti, Bijol, Kabasele; Ehizibue, Lovric, Karlstrom, Payero, Zemura; Thauvin, Keinan Davis.








