Marseille (Lampost.co)–Langkah Olympique de Marseille di ajang Piala Prancis atau Coupe de France 2026 harus terhenti secara tragis di babak perempat final. Bermain di hadapan publik sendiri di Orange Vélodrome, Rabu (4/3/2026) malam, skuad asuhan manajer baru Habib Beye dipaksa menyerah oleh Toulouse melalui drama adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Les Phocéens yang sangat berambisi mengakhiri puasa gelar piala domestik mereka sejak 1989. Sebaliknya, bagi Toulouse, kemenangan ini memperpanjang napas mereka untuk mengulang memori manis juara tahun 2023 silam.
Jalannya Pertandingan
Marseille sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Laga baru berjalan dua menit, Mason Greenwood berhasil membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti yang tenang setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Keunggulan ini membuat publik Velodrome bergemuruh, berharap laga akan berakhir mudah.
Baca juga: Strasbourg Tekuk Reims 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Prancis 2026
Namun, Toulouse memberikan perlawanan sengit. Pada menit ke-13, Yann Gboho sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Marseille. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Marseille kembali memimpin pada menit ke-56 melalui aksi Igor Paixao yang memanfaatkan umpan terukur Geoffrey Kondogbia. Namun, keunggulan itu kembali sirna hanya empat menit berselang. Bek Toulouse, Charlie Cresswell, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-60 melalui skema bola mati yang apik.
Kegagalan di Titik Putih
Tanpa adanya babak perpanjangan waktu sesuai dengan regulasi terbaru, laga langsung berlanjut ke babak adu penalti. Di fase krusial ini, mental pemain Marseille tampak goyah. Kapten tim Leonardo Balerdi dan pemain muda Ethan Nwaneri gagal menjalankan tugas dengan baik.
Toulouse akhirnya memastikan kemenangan 4-3 di babak adu penalti setelah Pape Demba Diop sebagai eksekutor terakhir sukses menaklukkan kiper Marseille. Hasil ini membuat Toulouse melaju ke babak semifinal, sedangkan Marseille harus fokus total pada persaingan di papan atas Ligue 1.
Evaluasi Debut Habib Beye di Turnamen
Kekalahan ini memberikan tekanan awal bagi Habib Beye yang baru saja menggantikan Roberto de Zerbi. Meski Marseille menunjukkan intensitas serangan yang tinggi, kerapuhan lini belakang masih menjadi masalah utama yang harus segera dibenahi.
Marseille saat ini masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Ligue 1 musim 2025/2026 dengan koleksi 43 poin. Kekalahan di ajang piala domestik ini membuat target realistis mereka kini adalah mengamankan tiket otomatis ke Liga Champions musim depan.
Reuni Cepat di Stadium de Toulouse
Kedua tim tidak perlu menunggu lama untuk kembali bertemu. Marseille akan melawat ke markas Toulouse dalam lanjutan laga pekan ke-25 Ligue 1 pada Minggu (8/3/2026). Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Mason Greenwood dan kawan-kawan untuk melakukan balas dendam atas kegagalan mereka di Coupe de France.
Harapannya para pemain pilar seperti Pierre-Emerick Aubameyang dapat tampil lebih klinis pada laga akhir pekan nanti guna menjaga posisi Marseille di zona Eropa, mengingat persaingan dengan Lyon dan Lens makin ketat di bulan Maret 2026 ini.








