Braga sukses membalikkan keadaan di kandang Betis setelah sempat tertinggal dua gol.
Sevilla (Lampost.co)–Mimpi Real Betis melangkah jauh di kompetisi Liga Europa 2025/2026 harus kandas secara menyakitkan. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion La Cartuja, Sevilla, Jumat (17/4/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Manuel Pellegrini gagal memanfaatkan keunggulan awal dan harus menyerah dari wakil Portugal, Braga, dengan skor akhir 2-4.
Hasil ini memastikan Braga melaju ke babak semifinal dengan keunggulan agregat 5-3. Kekalahan ini juga menjadi pukulan telak bagi sepak bola Spanyol, menyusul jejak Celta Vigo yang lebih dulu tersingkir oleh wakil Jerman, Freiburg, di fase yang sama.
Real Betis sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat menjanjikan. Sejak peluit kick-off, Los Verdiblancos langsung menekan pertahanan tim tamu.
Hasilnya terlihat pada menit ke-13 melalui gol pembuka dari Antony. Berawal dari gebrakan Abde Ezzalzouli di sisi kiri, bola liar hasil halauan bek Braga yang tidak sempurna berhasil Antony tanduk dengan sigap untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Momentum tuan rumah terus berlanjut. Pada menit ke-27, giliran Abde Ezzalzouli yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan silang akurat Pablo Fornals yang bergerak menyisir sisi kanan, Abde melepaskan tembakan yang gagal kiper Braga halau. Unggul 2-0 membuat Betis berada di atas angin dan tampaknya akan melenggang mudah ke semifinal.
Namun, petaka terjadi sesaat sebelum turun minum. Lengahnya koordinasi di lini belakang Betis dimanfaatkan Pau Victor pada menit ke-39 untuk memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Gol ini menjadi titik balik mentalitas kedua tim saat memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Braga tampil jauh lebih agresif. Hanya beberapa menit setelah paruh kedua mulai, tim tamu mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya. Umpan matang Ricardo Horta berhasil Carvalho sundul dengan sempurna untuk menaklukkan kiper Pau Lopez, skor pun berubah menjadi imbang 2-2.
Kondisi makin memburuk bagi tuan rumah ketika gelandang bertahan Sofyan Amrabat melakukan pelanggaran terhadap Demir Ege Tiknaz di kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih. Ricardo Horta yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Pau Lopez pada menit ke-53, membawa Braga berbalik unggul 2-3.
Real Betis mencoba bangkit dan menyerang habis-habisan, namun pertahanan Braga tampil sangat disiplin. Impian publik Sevilla akhirnya benar-benar dikubur oleh gol indah Jean Baptiste Gorby pada menit ke-74.
Memanfaatkan bola liar hasil halauan bek Betis yang kurang bersih, Gorby melepaskan tendangan voli keras dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai kepala pemain Betis sebelum menghunjam deras jaring gawang Pau Lopez.
Skor 2-4 bertahan hingga laga usai. Di babak semifinal nanti, Braga sudah ditunggu wakil Jerman, Freiburg, yang secara meyakinkan menyingkirkan Celta Vigo dengan agregat telak 6-1. Bagi Betis, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga fokus sepanjang 90 menit pertandingan.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update