Jakarta (Lampost.co)—Getafe melanjutkan tren positif seusai menekuk Girona dengan skor 2-1 pada pekan ke-24 Liga Spanyol di Stadion Montilivi, Girona, Sabtu (15/2/2025) dini hari WIB.
Poin penting:
- Getafe melanjutkan tren positif dengan menaklukkan tuan rumah Girona 2-1
- Girona belum bisa menunjukkan konsistensi seperti musim lalu
- Girona mengakhiri laga dengan 10 pemain
Pada pertandingan ini kemenangan Getafe atas Girona hadir berkat gol Christantus Uche dan Borja Mayoral. Sedangkan Girona sempat menyamakan kedudukan melalui Yangel Herrera, demikian catatan La Liga.
Hasil ini membuat Getafe belum terkalahkan pada lima pertandingan terakhirnya di ajang Liga Spanyol dengan mendapatkan tiga kemenangan serta dua hasil imbang.
Baca juga: 4 Alasan Barcelona Jadi Juara Liga Spanyol 2024-2025
Sementara itu, kekalahan dari Getafe membuat Girona belum bisa menunjukkan konsistensi seperti musim lalu. Pada lima laga terakhir, mereka menelan empat kekalahan dan satu kemenangan.
Berkat kemenangan ini Getafe naik ke peringkat 11 klasemen sementara Liga Spanyol dengan 30 poin dari 24 pertandingan. Mereka terpaut satu poin dari Girona yang menempati posisi kedelapan.
Secara statistik Girona sebenarnya unggul dengan 72 persen penguasaan bola. Mereka juga melepaskan 14 tendangan ke arah gawang, akan tetapi Getafe dapat tampil lebih klinis.
Girona mengambil inisiatif menyerang lebih dahulu dan sempat memberikan ancaman lewat tendangan Yangel Herrera. Akan tetapi, peluang tersebut mampu kiper Getafe David Soria patahkan.
Getafe dapat merespons dengan baik dan berhasil mencetak gol ketika laga baru berjalan tiga menit. Christanius Uche membawa tim tamu unggul sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Girona berupaya menyamakan kedudukan. Akan tetapi, hingga turun minum skor 1-0 untuk keunggulan Getafe tetap bertahan.
Babak II
Memasuki babak kedua, Girona berhasil menyamakan kedudukan setelah umpan Viktor Tsygankov dapat Yangel Herra konversikan menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-54.
Keberhasilan menyamakan kedudukan ini membuat Girona makin bersemangat membalikkan keadaan. Salah satunya lewat peluang Tsygankov yang masih dapat Soria selamatkan.
Getafe berhasil kembali unggul pada menit ke-62 melalui gol Borja Mayoran memanfaatkan bola rebound di kotak penalti Girona dan mengubah skor menjadi 2-1.
Tengah beupaya menyamakan kedudukan, Girona harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-73 karena Yangel Herrera mendapat kartu merah langsung dari wasit. Penyebabnya, Herrera melakukan pelanggaran keras kepada Ramon Terrats.
Meski bermain dengan 10 orang, Girona terus berupaya membobol gawang Getafe. Akan tetapi hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Getafe tetap bertahan.








