Rider utama Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, menjadi sosok yang paling diuntungkan dari hasil balapan seri Catalunya ini.
Barcelona (Lampost.co)–Peta persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 kian panas dan sengit. Menyusul balapan penuh drama dan insiden yang terjadi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026) malam WIB, sejumlah perubahan signifikan terjadi di papan atas klasemen sementara para pembalap.
Rider utama Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, menjadi sosok yang paling mendapat untung dari hasil balapan seri Catalunya ini. Pembalap asal Italia tersebut sukses memperlebar jarak keunggulan poinnya di puncak klasemen setelah mendapatkan “durian runtuh” akibat rentetan sanksi penalti yang menjerat para pesaingnya di akhir balapan.
Jalannya balapan GP Catalunya 2026 kemarin memang tergolong sangat kacau dengan banyak kecelakaan hebat. Hal itu memaksa pihak penyelenggara mengibarkan bendera merah (red flag) dua kali. Di tengah situasi lintasan yang chaos, Marco Bezzecchi sejatinya menyentuh garis finis di urutan keenam.
Namun, nasib baik berpihak pada Bezzecchi setelah pengawas balapan (steward) melakukan investigasi mendalam pascalomba. Dua pembalap yang finis di depannya, yakni Joan Mir dan Ai Ogura, resmi terkena hukuman penalti waktu yang cukup berat.
Joan Mir mendapatkan sanksi pemotongan waktu sebanyak 16 detik akibat pelanggaran regulasi batas minimum tekanan ban. Sementara itu, pembalap asal Jepang, Ai Ogura, terkena penalti tambahan waktu tiga detik setelah bersalah menjadi penyebab utama insiden tabrakan dengan Pedro Acosta di putaran terakhir jelang garis finis.
Penalti terhadap Mir dan Ogura secara otomatis mendongkrak posisi Marco Bezzecchi naik dua setingkat ke urutan keempat. Situasi berkah ini membuat Bezzecchi berhak mengantongi tambahan 13 poin penting yang sangat krusial dalam upayanya memburu gelar juara dunia musim ini.
Hingga berakhirnya seri Catalunya, Marco Bezzecchi kini kokoh memimpin takhta klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 142 poin. Angka ini membuat Bezzecchi berhasil memperlebar keunggulan menjadi 15 poin atas rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin.
Martin sendiri harus merana di Spanyol setelah mengalami kecelakaan hebat yang membuatnya gagal mendulang satu pun poin karena tidak mampu menyelesaikan balapan hingga garis finis. Kegagalan Martin ini menjadi kerugian besar di tengah konsistensi yang Bezzecchi tunjukkan.
Di sisi lain, lonjakan performa diperlihatkan pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio. Keberhasilannya keluar sebagai pemenang secara dramatis di Catalunya membuat pembalap yang akrab disapa Diggia tersebut merangkak naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 116 poin, memangkas jarak dari duo Aprilia di atasnya.
Sementara itu, nasib kurang beruntung harus dialami rider muda sensasional, Pedro Acosta. Pembalap Red Bull KTM Factory ini masih tertahan di peringkat keempat klasemen dengan raihan 92 poin. Acosta gagal menambah pundi-pundi poinnya setelah terlibat sejumlah insiden senggolan di lintasan yang berujung pada kegagalan finis (did not finish).
Nasib serupa juga menimpa Alex Marquez. Akibat kecelakaan parah di awal balapan yang membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit, pembalap tim Gresini Racing itu terpaksa melorot ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan torehan 67 poin, tepat di atas juara dunia bertahan Francesco Bagnaia yang mulai merangkak naik ke posisi delapan dengan 63 poin.
Klasemen Sementara 10 Besar MotoGP 2026 Usai Seri Catalunya:
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update