Manchester (Lampost.co) — Derby Manchester kembali tersaji dalam lanjutan Liga Inggris saat Man United menjamu Man City di Stadion Old Trafford, Sabtu, 17 Januari 2026.
Manchester United (MU) langsung tampil agresif sejak peluit awal berbunyi. Tekanan tinggi membuat Manchester City sulit membangun serangan rapi.
Bruno Fernandes mengatur tempo dan mengalirkan bola dengan presisi. Man United menciptakan peluang pertama melalui sundulan Harry Maguire, tetapi membentur mistar gawang City pada menit ketiga.
Manchester City mencoba merespons lewat dominasi penguasaan bola. Rodri dan Bernardo Silva mengatur sirkulasi permainan dari lini tengah.
United tetap disiplin menjaga jarak antarlini. Casemiro dan Kobbie Mainoo mematahkan banyak serangan City.
MU sempat memecah kebuntuan dengan mencetak dua gol. Namun, hakim garis telah mengangkat benderanya sebagai tanda offside. Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.
Gol Bryan Mbeumo Pecah Kebuntuan
Manchester United membuka keunggulan pada menit ke-65. Bryan Mbeumo mencetak gol lewat serangan balik cepat. Bruno Fernandes mengirim assist terobosan yang memotong pertahanan City.
Mbeumo menuntaskan peluang dengan tembakan kaki kiri akurat. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan sepenuhnya.
Patrick Dorgu Gandakan Keunggulan United
Manchester United kembali mencetak gol pada menit ke-76. Patrick Dorgu menyelesaikan peluang dari dalam kotak penalti.
Matheus Cunha mengirim umpan silang terukur dari sisi kanan. Dorgu melepas tembakan keras ke sudut atas gawang. United unggul 2-0 dan mengontrol pertandingan.
VAR Batalkan Gol Mason Mount Menit Akhir
Manchester United sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2. Mason Mount menuntaskan assist Amad Diallo dengan penyelesaian tenang.
Namun, VAR kemudian membatalkan gol tersebut. Wasit menilai proses build-up mengandung posisi offside. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari bangku cadangan United.
Statistik Teknis Tunjukkan Efektivitas United
Manchester City unggul penguasaan bola sepanjang pertandingan. Manchester United tampil lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Sementaram Gianluigi Donnarumma melakukan beberapa penyelamatan penting. Namun, Man United unggul efektivitas serangan balik.
Manchester United menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0. Disiplin taktik dan efisiensi menjadi kunci kemenangan.
Bruno Fernandes kembali membuktikan peran vital sebagai kreator. sementara, Matheus Cunha memberi dampak instan setelah masuk sebagai pengganti. Derby Manchester kali ini menjadi milik Setan Merah.








