• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/03/2026 09:50
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

14 Modus Penipuan WhatsApp yang Harus Diwaspadai, Pernah Alami Salah Satunya?

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Denny ZYbyDenny ZY
30/10/25 - 19:16
in Teknologi
A A
penipuan WhatsApp

Pixabay

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Platform keamanan digital LifeLock by Norton merilis laporan terbaru tentang beragam modus penipuan di WhatsApp yang kini makin marak terjadi. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, aplikasi pesan ini menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi, uang, hingga mengambil alih akun pengguna.

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Berikut 14 modus penipuan di WhatsApp yang paling banyak ditemukan dan cara menghindarinya.

1. Menyamar sebagai Teman atau Keluarga

Pelaku berpura-pura jadi anggota keluarga atau teman dekat dengan alasan ganti nomor. Mereka menciptakan situasi darurat agar korban segera mentransfer uang tanpa sempat memverifikasi identitas.

2. Penipuan Cinta atau Romance Scam

Modus ini dimulai lewat aplikasi kencan atau media sosial. Setelah akrab, pelaku memindahkan percakapan ke WhatsApp dan mulai meminta uang atau data pribadi.

3. Undian dan Hadiah Palsu

Pesan menyebut penerima memenangkan hadiah besar, namun diminta membayar biaya administrasi atau mengirim data pribadi. Ini cara klasik mengumpulkan informasi sensitif.

4. Dukungan Teknis Palsu

Pelaku mengaku sebagai staf resmi WhatsApp dan meminta kode verifikasi atau data login. LifeLock menegaskan, pihak WhatsApp tidak pernah meminta informasi pribadi pengguna.

5. Promosi dan Kartu Hadiah Palsu

Pesan berisi tawaran voucher gratis dari merek ternama sering kali mengarahkan korban ke situs berisi malware atau survei palsu untuk mencuri data.

6. Penipuan Properti dan Sewa

Pelaku menawarkan sewa rumah murah, meminta uang muka, lalu menghilang. Korban kehilangan uang tanpa melihat bukti kepemilikan properti.

7. Aplikasi WhatsApp Tiruan

Beberapa aplikasi palsu meniru tampilan WhatsApp asli dan berisi malware. Unduh hanya dari Google Play Store atau App Store untuk keamanan.

8. Pesan dari Nomor Asing

Pesan dari nomor tidak dikenal yang meminta data pribadi atau mengirim tautan promosi harus diabaikan. Segera blokir dan laporkan nomornya.

9. Permintaan Kode Verifikasi

Jika ada yang meminta kode enam digit dari WhatsApp, itu hampir pasti upaya pembajakan akun. Kode tersebut hanya untuk pemilik akun.

10. Tautan dan Lampiran Mencurigakan

Hindari membuka tautan atau file yang tidak dikenal, bahkan dari kontak yang dipercaya. Akun teman bisa saja sudah diretas dan digunakan untuk menyebar malware.

11. Tawaran Kerja Palsu

Korban mendapat janji pekerjaan mudah dengan gaji besar, namun harus membayar biaya pendaftaran atau menyerahkan data pribadi.

12. Donasi Amal Fiktif

Pelaku mengatasnamakan lembaga kemanusiaan untuk mengumpulkan donasi palsu, terutama saat terjadi bencana. Verifikasi selalu nama lembaga resmi.

13. Investasi dan Kripto Bodong

Penipu menawarkan investasi atau trading kripto dengan janji keuntungan tinggi. Setelah dana dikirim, mereka lenyap tanpa jejak.

14. Penipuan Tiket dan Paket Wisata

Tawaran tiket murah atau promo liburan sering kali palsu. Setelah pembayaran, akun pengirim menghilang. Beli tiket hanya di situs resmi.

Tags: keamanan digitalLifeLockNortonpenipuan onlineScamWhatsapp
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

bug samsung 2026

Bug Misterius Samsung 2026: Galaxy S25 Ultra dan Varian Exynos Restart Otomatis Saat Buka Link

byDenny ZY
27/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pengguna smartphone Samsung di seluruh dunia melaporkan kejadian tak biasa yang mengganggu aktivitas digital mereka...

roadcraft reclaim expansion

RoadCraft Reclaim Expansion Rilis Maret 2026: Fitur Demolisi dan Peta Afrika Utara Terbaru

byDenny ZY
27/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Focus Entertainment bersama pengembang Saber Interactive secara resmi mengumumkan peluncuran ekspansi besar kedua untuk judul simulasi...

mlbb naruto 2026

Kolaborasi MLBB x Naruto 2026: Skin Minato Gusion dan Itachi Julian Resmi Rilis, Simak Cara Dapat Skin Gratis

byDenny ZY
27/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan semesta Naruto kembali bersatu dalam sebuah kolaborasi yang paling...

Berita Terbaru

Mirza Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Hilirisasi Komoditas hingga Infrastruktur
Lampung

Mirza Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Hilirisasi Komoditas hingga Infrastruktur

byWandi Barboy
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong percepatan pembangunan di berbagai kabupaten melalui hilirisasi komoditas, penguatan sumber daya...

Read moreDetails
Gelandang Timnas Italia Sandro Tonali (kiri)

Sandro Tonali Gemilang, Italia Bungkam Irlandia Utara 2-0 dan Melaju ke Final Play-off

27/03/2026
Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe (kanan)

Les Bleus Bungkam Selecao 2-1 meski Main 10 Orang

27/03/2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jakarta, Jumat (27/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

WFH Jadi Strategi Baru Pemerintah Tekan Dampak Krisis Energi Global

27/03/2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Menkeu: WFH Tak Ganggu Produktivitas, Justru Hemat BBM

27/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.