• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/02/2026 15:35
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

14 Modus Penipuan WhatsApp yang Harus Diwaspadai, Pernah Alami Salah Satunya?

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Denny ZYbyDenny ZY
30/10/25 - 19:16
in Teknologi
A A
penipuan WhatsApp

Pixabay

Bandar Lampung (Lampost.co) — Platform keamanan digital LifeLock by Norton merilis laporan terbaru tentang beragam modus penipuan di WhatsApp yang kini makin marak terjadi. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, aplikasi pesan ini menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi, uang, hingga mengambil alih akun pengguna.

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Berikut 14 modus penipuan di WhatsApp yang paling banyak ditemukan dan cara menghindarinya.

1. Menyamar sebagai Teman atau Keluarga

Pelaku berpura-pura jadi anggota keluarga atau teman dekat dengan alasan ganti nomor. Mereka menciptakan situasi darurat agar korban segera mentransfer uang tanpa sempat memverifikasi identitas.

2. Penipuan Cinta atau Romance Scam

Modus ini dimulai lewat aplikasi kencan atau media sosial. Setelah akrab, pelaku memindahkan percakapan ke WhatsApp dan mulai meminta uang atau data pribadi.

3. Undian dan Hadiah Palsu

Pesan menyebut penerima memenangkan hadiah besar, namun diminta membayar biaya administrasi atau mengirim data pribadi. Ini cara klasik mengumpulkan informasi sensitif.

4. Dukungan Teknis Palsu

Pelaku mengaku sebagai staf resmi WhatsApp dan meminta kode verifikasi atau data login. LifeLock menegaskan, pihak WhatsApp tidak pernah meminta informasi pribadi pengguna.

5. Promosi dan Kartu Hadiah Palsu

Pesan berisi tawaran voucher gratis dari merek ternama sering kali mengarahkan korban ke situs berisi malware atau survei palsu untuk mencuri data.

6. Penipuan Properti dan Sewa

Pelaku menawarkan sewa rumah murah, meminta uang muka, lalu menghilang. Korban kehilangan uang tanpa melihat bukti kepemilikan properti.

7. Aplikasi WhatsApp Tiruan

Beberapa aplikasi palsu meniru tampilan WhatsApp asli dan berisi malware. Unduh hanya dari Google Play Store atau App Store untuk keamanan.

8. Pesan dari Nomor Asing

Pesan dari nomor tidak dikenal yang meminta data pribadi atau mengirim tautan promosi harus diabaikan. Segera blokir dan laporkan nomornya.

9. Permintaan Kode Verifikasi

Jika ada yang meminta kode enam digit dari WhatsApp, itu hampir pasti upaya pembajakan akun. Kode tersebut hanya untuk pemilik akun.

10. Tautan dan Lampiran Mencurigakan

Hindari membuka tautan atau file yang tidak dikenal, bahkan dari kontak yang dipercaya. Akun teman bisa saja sudah diretas dan digunakan untuk menyebar malware.

11. Tawaran Kerja Palsu

Korban mendapat janji pekerjaan mudah dengan gaji besar, namun harus membayar biaya pendaftaran atau menyerahkan data pribadi.

12. Donasi Amal Fiktif

Pelaku mengatasnamakan lembaga kemanusiaan untuk mengumpulkan donasi palsu, terutama saat terjadi bencana. Verifikasi selalu nama lembaga resmi.

13. Investasi dan Kripto Bodong

Penipu menawarkan investasi atau trading kripto dengan janji keuntungan tinggi. Setelah dana dikirim, mereka lenyap tanpa jejak.

14. Penipuan Tiket dan Paket Wisata

Tawaran tiket murah atau promo liburan sering kali palsu. Setelah pembayaran, akun pengirim menghilang. Beli tiket hanya di situs resmi.

Tags: keamanan digitalLifeLockNortonpenipuan onlineScamWhatsapp
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tecno Megapad SE

Spesifikasi dan Harga Tecno Megapad SE 2026: Tablet AI Rp2 Jutaan Paling Worth It

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar tablet di awal tahun 2026 dikejutkan dengan langkah berani Tecno Indonesia. Vendor yang dikenal agresif...

Infinix Smart 8 Pro

Infinix Smart 8 Pro, HP Harga Rp1 Jutaan dengan Spesifikasi Mewah

byEffran
09/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Infinix Smart 8 Pro hadir sebagai opsi menarik bagi pengguna yang mencari ponsel murah dengan fitur...

Pasar handphone (HP) Indonesia langsung memanas di awal 2026 dengan meluncurnya 16 HP Android baru dari berbagai merek besar. MI

16 HP Android Baru Rilis 2026: Harga Rp 1 Jutaan hingga Flagship Gaming

byEffran
09/02/2026

Bandar Lampung (Lampos.co) -- Pasar handphone (HP) Indonesia langsung memanas di awal 2026 dengan meluncurnya 16 HP Android baru dari berbagai...

Berita Terbaru

Tecno Megapad SE
Teknologi

Spesifikasi dan Harga Tecno Megapad SE 2026: Tablet AI Rp2 Jutaan Paling Worth It

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar tablet di awal tahun 2026 dikejutkan dengan langkah berani Tecno Indonesia. Vendor yang dikenal agresif...

Read moreDetails
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menanggapi viralnya video pelajar dan warga yang menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur.

Bukan Sekadar Proyek Viral, PUPR Lamtim Kaji Geoteknik Way Bungur

10/02/2026
Perkuliahan Dimulai, Omzet UMKM di Sekitar Kampus Kembali Meningkat

Perkuliahan Dimulai, Omzet UMKM di Sekitar Kampus Kembali Meningkat

10/02/2026
Warga Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menyambut baik rencana pemerintah pusat yang akan membangun Jembatan Merah Putih sebagai akses penyeberangan antar desa.

Dinas BMBK Lampung Audit Teknis Lokasi Jembatan Way Bungur

10/02/2026
Warga Lampung Titip Harapan pada Wakil Daerah di Ajang Puteri Indonesia

Warga Lampung Titip Harapan pada Wakil Daerah di Ajang Puteri Indonesia

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.