• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 31/08/2025 22:27
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

Upin & Ipin Universe: Apakah Harga Rp 579.000 Sebanding dengan Petualangan di Kampung Durian Runtuh?

Harga Upin & Ipin Universe memicu reaksi beragam di platform seperti X, terutama di kalangan penggemar di Indonesia dan Malaysia.

Denny ZYbyDenny ZY
18/07/25 - 09:10
in Teknologi
A A
Upin & Ipin Universe, bug teknis, gameplay dangkal, ulasan buruk, boikot Malaysia, komunitas gamer, pengalaman bermain

Bandar Lampung (Lampost.co) — Upin & Ipin Universe, game open-world yang dirilis pada 17 Juli 2025, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar serial animasi Malaysia. Dengan harga mulai dari Rp 579.000, game ini memicu diskusi tentang apakah harga tersebut wajar untuk pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia, tempat Upin & Ipin memiliki basis penggemar besar. Artikel ini akan mengupas detail harga game di berbagai platform, faktor-faktor yang memengaruhi penetapan harga, kontroversi yang muncul, dan apakah nilai yang ditawarkan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli game ini, simak analisis lengkap berikut!

Poin Penting:

  • Harga Rp 579.000 worth it kah?
  • Budaya Melayu hidup di open-world!
  • Kontroversi harga mengguncang penggemar lokal!

Harga Upin & Ipin Universe di Berbagai Platform

Harga Upin & Ipin Universe bervariasi tergantung platform tempat Anda membelinya. Berikut rincian harga berdasarkan informasi terbaru:

  • PlayStation Store (PS4 dan PS5): Rp 579.000 (setara dengan RM 172.18 di Malaysia).
  • Steam dan Epic Games Store (PC): Rp 654.452 (RM 177.39).
  • Nintendo eShop (Nintendo Switch): USD 39.99 (~Rp 600.000 – Rp 640.000, tergantung kurs) atau sekitar 31,69 euro (~Rp 603.000).

Harga ini menempatkan Upin & Ipin Universe di kisaran game indie premium, bahkan mendekati harga beberapa game AAA di pasar Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, game indie populer seperti Hollow Knight atau Stardew Valley biasanya dijual di bawah Rp 200.000, sementara game AAA seperti Spider-Man 2 atau Final Fantasy XVI berada di kisaran Rp 700.000 – Rp 1.000.000. Pertanyaannya, mengapa harga Upin & Ipin Universe ditetapkan begitu tinggi, dan apakah ini strategi yang tepat untuk pasar lokal?

Faktor Penentu Harga

Beberapa faktor kemungkinan memengaruhi penetapan harga Upin & Ipin Universe:

  1. Pengembangan dengan Unreal Engine 5
    Game ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, teknologi canggih yang menawarkan visual berkualitas tinggi. Biaya lisensi engine, pengembangan dunia open-world, dan animasi kartun 3D yang sesuai dengan estetika serial asli membutuhkan investasi besar. Streamline Studios, pengembang game ini, juga dikenal mengerjakan proyek-proyek internasional, yang mungkin meningkatkan biaya produksi.
  2. Kolaborasi dengan Les’ Copaque Production
    Kerja sama dengan Les’ Copaque Production, pemilik IP Upin & Ipin, kemungkinan melibatkan biaya lisensi yang tidak kecil. Selain itu, pengisi suara asli dalam bahasa Melayu dan Inggris serta opsi subtitle multibahasa menambah biaya produksi.
  3. Pasar Global vs. Lokal
    Harga USD 39.99 di Nintendo eShop menunjukkan bahwa game ini tidak hanya menargetkan pasar Asia Tenggara, tetapi juga audiens global. Harga ini kompetitif di pasar Barat, di mana penjualan game indie sering di kisaran USD 20-40. Namun, untuk pasar Indonesia dan Malaysia, ada anggapan harga Rp 579.000 – Rp 654.452 mahal, terutama mengingat daya beli rata-rata di kawasan ini lebih rendah ketimbang negara-negara Barat.
  4. Fitur Premium
    Game ini menawarkan dunia open-world dengan siklus siang-malam, cuaca dinamis, mode co-op layar terpisah, dan berbagai mini-game seperti memancing, bercocok tanam, dan balapan mobil RC. Durasi cerita utama sekitar 12 jam, dengan banyak misi sampingan, menambah nilai replayability. Fitur-fitur ini mungkin menjadi alasan pengembang menetapkan harga di atas rata-rata game indie.

Kontroversi Harga di Media Sosial

Harga Upin & Ipin Universe memicu reaksi beragam di platform seperti X, terutama di kalangan penggemar di Indonesia dan Malaysia. Beberapa pengguna menyatakan bahwa harga Rp 579.000 terlalu tinggi untuk game berbasis IP lokal. Apalagi jika biasanya identik dengan hiburan ramah keluarga dan terjangkau. Seorang pengguna di X menulis, “Rp 600.000 untuk game Upin & Ipin? Itu harga game AAA, bukan game kartun!” Sementara itu, sebagian lainnya membela harga tersebut, menganggapnya wajar mengingat kualitas produksi dan fitur open-world yang ada.

Kontroversi lain muncul dari isu hak pegawai yang belum terselesaikan oleh Streamline Studios, seperti yang beberapa sumber di X laporkan. Hal ini memicu ajakan boikot dari sebagian kecil komunitas, yang berpendapat bahwa harga tinggi tidak sebanding jika pengembang tidak memperlakukan karyawan dengan adil. Meski demikian, tidak ada konfirmasi resmi mengenai isu ini dari Streamline Studios atau Les’ Copaque Production hingga saat ini.

Apakah Harga Rp 579.000 Sebanding?

Untuk menentukan apakah harga Upin & Ipin Universe sepadan, mari kita lihat apa yang Anda dapatkan:

  • Pengalaman Budaya yang Unik: Game ini menghadirkan Kampung Durian Runtuh dengan nuansa budaya Melayu yang kental, dari pasar malam hingga sawah dan hutan tropis. Aktivitas seperti bermain gasing, memasak rendang, dan membantu warga desa menawarkan pengalaman edukatif yang memperkenalkan budaya lokal kepada pemain muda.
  • Gameplay yang Ramah Keluarga: Mode co-op layar terpisah dan gameplay yang cocok untuk segala usia menjadikan game ini ideal untuk dimainkan bersama keluarga atau teman.
  • Kualitas Produksi Tinggi: Visual 3D berbasis Unreal Engine 5, pengisi suara asli, dan dunia open-world yang hidup memberikan pengalaman premium yang jarang menemukannya di game indie.
  • Durasi dan Replayability: Dengan cerita utama 12 jam dan banyak misi sampingan, game ini menawarkan konten yang cukup panjang untuk harga Rp 579.000, terutama jika kita bandingkan dengan game indie lain yang lebih pendek.

Namun, ada beberapa pertimbangan:

  • Daya Beli Lokal: Di Indonesia, harga Rp 579.000 setara dengan pengeluaran signifikan bagi sebagian besar keluarga, terutama untuk game yang menargetkan audiens anak-anak dan remaja.
  • Ekspektasi Pasar: Penggemar Upin & Ipin mungkin mengharapkan harga yang lebih terjangkau, mengingat serial ini identik dengan hiburan yang mudah mengaksesnya.
  • Persaingan: Game indie lain dengan harga lebih rendah, seperti Among Us atau Fall Guys, menawarkan pengalaman multiplayer yang juga menarik untuk keluarga.

Strategi Pasar dan Harapan ke Depan

Penetapan harga Upin & Ipin Universe tampaknya mencerminkan ambisi Streamline Studios dan Les’ Copaque Production untuk menjadikan game ini sebagai produk premium di pasar global. Dengan menargetkan platform seperti PlayStation, Nintendo Switch, dan PC, mereka berusaha menarik perhatian gamer internasional, terutama di pasar Barat. Namun, untuk pasar Asia Tenggara, strategi ini mungkin perlu ada pnyesuaian. Beberapa saran dari komunitas di X termasuk:

  • Diskon Regional: Menawarkan harga lebih rendah untuk pasar Indonesia dan Malaysia, sesuai dengan daya beli lokal.
  • Bundel atau Edisi Khusus: Menyediakan edisi terbatas dengan konten tambahan, seperti skin karakter atau soundtrack, untuk menjustifikasi harga premium.
  • Promosi Gratis atau Demo: Memberikan demo gratis di Steam atau PlayStation Store untuk menarik lebih banyak pemain sebelum mereka memutuskan membeli.

Di masa depan, pengembang mungkin akan merilis DLC atau pembaruan konten untuk menambah nilai game ini. Jika harga tetap menjadi kendala, diskon musiman seperti Steam Summer Sale atau PlayStation Store Holiday Sale bisa menjadi kesempatan. Terutama bagi penggemar untuk membeli dengan harga lebih terjangkau.

Kesimpulan

Upin & Ipin Universe adalah game open-world yang menawarkan pengalaman unik dengan nuansa budaya Melayu dan gameplay ramah keluarga. Dengan harga mulai dari Rp 579.000, game ini memang lebih mahal ketimbang rata-rata game indie. Tetapi fitur premium seperti dunia open-world, mode co-op, dan produksi berkualitas tinggi memberikan nilai tambah. Meski begitu, harga ini memicu kontroversi di pasar Asia Tenggara, di mana daya beli lebih terbatas. Jika Anda penggemar Upin & Ipin atau mencari game edukatif dengan sentuhan lokal, game ini layak jadi pertimbangan. Terutama jika Anda bisa memanfaatkan diskon di masa depan.

Tags: game upin ipinUpin & Ipin Universe
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Lenovo Legion Go 2

Lenovo Legion Go 2: Konsol Handheld Generasi Baru yang Siap Saingi Steam Deck

byDenny ZY
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lenovo kembali menghadirkan kejutan di dunia gaming portabel dengan merilis Lenovo Legion Go 2. Ini adalah...

metal gear solid delta snake eater

Metal Gear Solid Delta: Snake Eater Resmi Rilis — Harga, Fitur Baru, dan Spesifikasi PC

byDenny ZY
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Setelah penantian panjang, Metal Gear Solid Delta: Snake Eater akhirnya resmi hadir di pasaran. Remake ini...

kampanye peretasan WhatsApp

WhatsApp Bongkar Kampanye Peretasan Global, Targetkan Kurang dari 200 Orang

byDenny ZY
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- WhatsApp kembali mengingatkan dunia akan ancaman serius dari dunia maya. Aplikasi pesan instan milik Meta ini...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.