• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 09:42
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Makin Memburuk, Daya Beli Masyarakat Setara saat Zaman Pandemi?

Mandiri Spending Index (MSI) mencatat belanja masyarakat menurun menjadi 236,2 dalam seminggu.

EffranbyEffran
23/03/25 - 15:14
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Daya beli masyarakat memengaruhi tingkat inflasi Lampung. Lampost.co/Silvia Agustina

Daya beli masyarakat memengaruhi tingkat inflasi Lampung. Lampost.co/Silvia Agustina

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Kesulitan ekonomi di Indonesia semakin terasa, terutama bagi masyarakat kelas bawah dari sisi daya beli masyarakat. Data terbaru menunjukkan perlambatan belanja masyarakat dalam sebulan terakhir.

Mandiri Spending Index (MSI) mencatat belanja masyarakat menurun menjadi 236,2 dalam seminggu. Anomali itu terakhir kali terjadi pada Maret 2020 saat awal pandemi Covid-19, di mana MSI turun hingga 58.

Secara historis, Ramadan menjadi momen puncak konsumsi masyarakat Indonesia. Biasanya, belanja meningkat sebelum bulan puasa, terutama untuk kebutuhan makanan dan minuman. Data menunjukkan mayoritas belanja masyarakat hanya terkonsentrasi pada kebutuhan primer, seperti makanan dan barang kebutuhan sehari-hari.

Penurunan belanja di sektor hiburan mengindikasikan daya beli masyarakat semakin lemah dan konsumsi hanya terfokus pada kebutuhan pokok.

Deflasi Dua Bulan Beruntun

Penurunan belanja berkontribusi pada deflasi yang terjadi selama dua bulan berturut-turut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami deflasi sebesar -0,48% secara bulanan (mtm) dan -0,09% secara tahunan (yoy) pada Februari 2025. Deflasi itu menjadi yang pertama dalam 25 tahun terakhir. Padahal, menjelang Ramadan biasanya terjadi inflasi tinggi akibat meningkatnya permintaan barang dan jasa.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan deflasi Februari pengaruh dari diskon tarif listrik dan harga pangan yang stabil. Beberapa komoditas yang menyumbang deflasi antara lain tarif listrik, daging ayam ras, cabai merah, tomat, dan telur ayam ras.

Diskon tarif listrik yang berlaku selama Januari dan Februari 2025 memang menekan harga-harga. Namun, daya beli masyarakat yang melemah juga menjadi faktor utama turunnya konsumsi saat Ramadan. Kondisi tersebut yang terus berlanjut akan membuat pemulihan ekonomi bisa semakin terhambat.

Tren Belanda Masyarakat pada Februari – Maret 2025

  • Porsi belanja restoran mencapai 20,2%, kembali ke level 20% untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023.
  • Belanja di supermarket meningkat menjadi 15,9%, dengan total belanja makanan dan minuman mencapai hampir 40%.
  • Pengeluaran untuk olahraga, hobi, dan hiburan turun dari 7,7% menjadi 6,5%, menandakan masyarakat lebih fokus pada kebutuhan utama.
  • Belanja kebutuhan rumah tangga naik dari 12,8% menjadi 13,1%.
Tags: belanja kebutuhan pokokbelanja masyarakat Indonesiadaya beli lemahdeflasi IndonesiaHarga Panganinflasi rendahkonsumsi masyarakatRamadan 2025
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi uang (MI)

3 Aset untuk Lindungi Kekayaan di Tengah Ketegangan Iran-Israel Memanas

byEffran
17/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Ketegangan geopolitik kembali meningkat di Timur Tengah. Konflik antara Iran dan Israel memicu kekhawatiran baru di pasar global....

Investasi emas. Dok/PT Antam

Alasan Harga Emas Dunia Bergerak Datar di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

byEffran
17/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dunia tidak menunjukkan lonjakan tajam meskipun ketegangan geopolitik meningkat di Timur Tengah, khususnya perang antara Amerika...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Defisit APBN Dijaga 3 Persen, Bakal Ada Efisiensi Anggaran Lagi

byEffran
17/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada level tiga persen...

Berita Terbaru

Amazfit Active 3 Premium
Teknologi

Amazfit Active 3 Premium Rilis Maret 2026: Smartwatch Tangguh dengan Kecerahan 3.000 Nits

byDenny ZY
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki bulan Maret 2026, pasar perangkat wearable global kembali diramaikan dengan kehadiran Amazfit Active 3 Premium....

Read moreDetails
game Steam malware

FBI Investigasi Skala Besar Kasus Malware di Steam 2026: Daftar Game Berbahaya Terungkap

18/03/2026
Acer Aspire Go 14

Review Acer Aspire Go 14 2026: Laptop Tipis dengan RAM 32GB dan Prosesor Intel Core 5 Terbaru

18/03/2026
WhatsApp Guest Chats

Fitur Guest Chats WhatsApp 2026: Cara Kirim Pesan ke Orang yang Tidak Punya Akun WhatsApp

18/03/2026
Poppy Playtime Chapter 5

Poppy Playtime Chapter 5 Broken Things Rilis Maret 2026: The Prototype Akhirnya Menampakkan Diri

18/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.