Bandar Lampung (Lampost.co)–Retno Sri Sulistyani, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung selaku Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Lampung beraudiensi dan kunjungan kerja dengan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung, Senin, Juli 2025. Ikut mendampingi Kakanwil Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung Purwadhi Adhiputranto, Cuti Asih Kakanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bengkulu dan Lampung; beserta jajaran.
Retno Sri Sulistyani mengapresiasi pertemuan ini, ia menjelaskan tugas dan fungsi pokok Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, yakni mengumpulkan penerimaan negara sesuai target. Serta bertanggung jawab atas penjabaran kebijakan strategis di bidang perpajakan, pelaksanaan penyuluhan dan pelayanan perpajakan. Termasuk penguasaan data dan informasi subjek dan objek pajak di wilayah kerja yang meliputi Provinsi Bengkulu dan Lampung.
Turut hadir dalam rombongan Kementerian Keuangan antara lain Supi, Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi, dan Penilaian; Tunas Hariyulianto, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat; Wahyudi, Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan; Imam Nashirudin, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bandar Lampung Satu; serta Anggrainy, Kepala KPP Pratama Bandar Lampung Dua.
Wali Kota Eva Dwiana bersama pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung, antara lain Sukarma Wijaya, Pelaksana Tugas Asisten; Muhammad Nur Ramdhan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD); Desti Mega Putri. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda); Dini Purnamawaty, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida); Rizky Agung Ariesantho, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Muhtadi Arsyat Temenggung, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Dedy Sutiyoso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum; serta Eka Yunata Aksol, Kepala Bagian Umum.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Retno mengungkapkan kekagumannya terhadap panorama kota yang terlihat dari ruang wali kota. Ia berharap dapat bertugas dengan nyaman di Bandar Lampung, sembari membangun kolaborasi erat dengan Pemerintah Kota dalam mendukung penerimaan negara. Khususnya di tengah tantangan penerimaan perpajakan saat ini.
Isu strategis yang dibahas dalam audiensi mencakup pentingnya peningkatan kepatuhan pajak bendahara pemerintah daerah, penguatan asistensi dan edukasi bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga tingkat kelurahan. Optimalisasi pelaporan data Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (ILAP) yang menjadi bagian dari kerja sama Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tripartit. Serta dorongan terhadap pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kota Bandar Lampung. Selain itu, kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan DJP juga menjadi sorotan, seiring maraknya upaya penyesatan informasi jelang penyaluran dana transfer ke daerah.
Wali Kota Eva Dwiana menyambut baik kerja sama tersebut dan menyampaikan berbagai program unggulan Pemerintah Kota. Mulai dari pembangunan kereta gantung pertama di Indonesia, layanan kesehatan gratis di rumah sakit, program sekolah gratis untuk ASN hingga jenjang Strata 3 (S3), hingga pemberian beasiswa dan program umrah gratis bagi masyarakat berprestasi maupun ASN. Pemanfaatan aset daerah untuk peningkatan PAD serta sinergi dengan Kejaksaan Negeri dalam penagihan piutang juga menjadi bagian dari strategi penguatan fiskal daerah.
Audiensi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas lembaga guna mewujudkan tata kelola fiskal yang sehat. Juga peningkatan kepatuhan perpajakan, serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bandar Lampung secara berkelanjutan.