• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 29/03/2026 18:47
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Repatriasi Valas Berisiko Timbulkan Bubble Asset

Insentif menjadi kunci utama dalam keberhasilan kebijakan tersebut.

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
26/09/25 - 00:24
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dok/Antara

Ilustrasi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dok/Antara

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan untuk menarik simpanan valuta asing (valas) milik warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri agar kembali masuk ke dalam negeri. Langkah repatriasi itu bisa memperkuat cadangan devisa serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Guru Besar Ekonomi Universitas Lampung, Nairobi, menilai kebijakan tersebut bisa memberi dampak positif bagi perekonomian. Namun, pemerintah harus merancang strategi yang tepat agar dana valas betul-betul tertarik kembali ke Indonesia.

“Catatannya sederhana, uang itu tidak memiliki warga negara. Uang atau aset itu akan mengalir ke tempat yang menurut dia (pemilik) paling aman dan menguntungkan,” ujarnya.

Menurutnya, insentif menjadi kunci utama dalam keberhasilan kebijakan tersebut. Tanpa jaminan keamanan dan keuntungan yang lebih baik daripada negara lain, pemilik dana cenderung enggan memindahkan simpanannya. “Kalau misalnya melalui perbankan, maka bunganya harus lebih tinggi. Kalau bunganya sama saja dengan luar negeri, ya mereka akan tetap enggan,” kata dia.

Selain itu, Nairobi juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah. Menurutnya, kepastian kebijakan akan menjadi faktor penentu kepercayaan para pemilik dana. “Yang paling penting adalah, apakah pemerintah itu konsisten dengan kebijakannya,” tambahnya.

Repatriasi valas berhasil bisa membuat cadangan devisa Indonesia berpotensi meningkat signifikan. Namun, Nairobi mengingatkan kenaikan cadangan devisa tidak otomatis menjadi solusi jika tidak optimal dengan baik. “Kalau bisa optimal menjadi kebijakan fiskal yang lebih efektif, maka inflasi dan nilai tukar kita akan stabil,” jelasnya.

Potensi Risiko

Meski begitu, ia juga mewaspadai potensi risiko dari kebijakan tersebut. Salah satunya kemungkinan terjadinya gelembung aset atau bubble asset akibat penumpukan dana yang tidak terpakai.

“Kalau tidak terpakai bakal lebih bingung, idle money lagi bagi perbankan. Akibatnya perbankan jadi berisiko lebih sembrono dalam penyaluran kredit, kredit macet lebih bertambah,” tuturnya.

Untuk itu, ia menilai kebijakan penarikan simpanan valas perlu pengawalan ketat. Aspek hukum yang jelas serta iklim investasi yang sehat harus menjadi prioritas agar dana yang masuk benar-benar bisa termanfaatkan untuk pembangunan ekonomi.

“Kalau itu bisa berjalan dengan hukum yang pasti dan iklim investasi terbenahi, kebijakan repatriasi valas akan memberi manfaat nyata bagi stabilitas ekonomi kita,” pungkasnya.

Tags: Rupiahvalasvaluta asing
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

ilustrasi THR2

Kemnaker Tindak Lanjuti Ratusan Aduan THR, Ribuan Kasus Masih Berproses

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Proses penanganan aduan tunjangan hari raya (THR) terus berjalan intensif. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap laporan yang masuk...

Arus Balik Lebaran 2026, Stok BBM dan LPG di Lampung Stabil

byEffran
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi di Lampung tetap stabil selama arus...

ilustrasi THR1

Kemnaker Tegaskan Laporan THR 2026 Harus Ditindak Cepat, Pengawasan Diperketat

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/03/2026

  Bandar Lampung (Lampost.co)—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan setiap laporan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2026 tidak akan membiarkannya menumpuk...

Berita Terbaru

Para pemain timnas Senegal menunjukkan Piala Afrika
Bola

Senegal Tantang Keputusan CAF di Stade de France

byIsnovan Djamaludin
29/03/2026

Paris (Lampost.co)–Atmosfer panas menyelimuti laga uji coba internasional antara Senegal dan Peru yang berlangsung di Stade de France, Paris, Sabtu...

Read moreDetails
Gelandang Timnas Jepang, Junya Ito (tengah)

Jepang Bungkam Skotlandia 1-0 di Hampden Park

29/03/2026
Silaturahmi di Pesantren

Silaturahmi di Pesantren, Kementan dan Pemprov Lampung Perkuat Hilirisasi Tebu dan Komoditas Perkebunan

29/03/2026
veda ega pratama

Veda Ega Pratama Amankan Start Posisi Keempat Moto3 Amerika Serikat 2026

29/03/2026
Pembalap tim Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio

Fabio Di Giannantonio Rebut Pole Position MotoGP AS 2026

29/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.