Jakarta (Lampost.co) – Anime One Piece resmi mengakhiri era penayangan mingguan. Perubahan format tersebut mulai berlaku pada tahun 2026. Episode terakhir format mingguan tayang pada 28 Desember lalu. Episode itu menutup perjalanan panjang One Piece selama lebih dari 25 tahun.
Poin Penting
- One Piece ganti format penayangan mulai 2026
- Era penayangan mingguan resmi berakhir
- Anime beralih ke sistem musiman. Total 26 episode per tahun
Anime karya Eiichiro Oda pertama kali tayang pada 1999. Sejak itu, One Piece hampir selalu menghadirkan episode baru setiap minggu.
Namun kini, sistem penayangan tersebut resmi berubah. One Piece akan beralih ke format musiman seperti anime modern lainnya.
Mulai 2026, episode baru tidak lagi tayang sepanjang tahun. Penonton harus menunggu beberapa bulan antar musim penayangan.
Dalam format baru, anime ini akan merilis dua bagian per tahun. Total episode hanya mencapai 26 episode setiap tahun.
Jumlah tersebut jauh berkurang dibanding 52 episode sebelumnya. Namun, perubahan ini dinilai meningkatkan kualitas produksi.
Musim pertama format musiman dijadwalkan tayang April 2026. Cerita akan melanjutkan arc Elbaph dari manga One Piece.
Selain itu, tahun 2026 juga menghadirkan proyek One Piece lainnya. Netflix dijadwalkan merilis musim kedua live-action pada Maret.
Selama bertahun-tahun, anime ini konsisten bertahan dengan format mingguan. Tim produksi jarang mengambil jeda musiman seperti anime lain.
Namun, preferensi penonton perlahan berubah. Penggemar kini lebih mengutamakan kualitas dibanding kuantitas.
Meski anime seangkatannya beralih format, One Piece sempat bertahan. Kini, setelah 26 tahun, perubahan akhirnya dilakukan.
Faktor usia Eiichiro Oda turut memengaruhi keputusan tersebut. Saat ini, Oda menginjak usia 50 tahun.
Ritme produksi manga pun tidak lagi sepadat sebelumnya. Kondisi ini membuat anime sering mengisi jeda dengan cerita tambahan.
Format musiman memberi ruang produksi yang lebih sehat. Tim kreatif mendapat waktu lebih panjang mengembangkan cerita utama.
Selain itu, anime tidak lagi mengejar alur manga. Dengan begitu, kualitas cerita dan animasi dapat lebih terjaga.








