• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 15/02/2026 21:36
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Dipasena Bersiap Jadi Kota Minapolitan Terbesar Sumatera

Delima NapitupuluAtikabyDelima NapitupuluandAtika
15/02/26 - 17:04
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Data Saing DKP Provinsi Lampung, Nasdan. (Atika)

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Data Saing DKP Provinsi Lampung, Nasdan. (lampost/Atika)

Tulangbawang (lampost.co)–Kawasan pertambakan Dipasena, yang pernah menyandang predikat tambak udang terbesar di Asia Pasifik, kini tengah menapaki era kebangkitan baru. Setelah sempat terpuruk akibat konflik pasca-2010, kawasan ini bertransformasi dari sistem kemitraan tertutup menjadi kawasan Minapolitan Inklusif. Hal itu memungkinkan investasi yang lebih besar dan kemandirian petambak.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung menegaskan bahwa kunci bertahannya Dipasena selama satu dekade terakhir adalah militansi para petambak yang tergabung dalam Perhimpunan Petambak Pembudidaya Wilayah (P3W) Lampung. Kini, paradigma lama yang bergantung pada satu perusahaan induk digantikan dengan ekosistem pasar bebas yang kompetitif.

“Visi kami adalah menjadikan Dipasena sebagai kota budidaya inklusif. Tidak ada lagi monopoli. Pemerintah bertindak sebagai fasilitator untuk menciptakan iklim investasi di mana banyak pihak bisa terlibat sebagai mitra strategis,” ungkap Nasdan, Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Provinsi Lampung, Minggu, 15 Februari 2026.

Tantangan Infrastruktur

Meskipun potensi lahan sangat luas, tantangan teknis utama terletak pada normalisasi infrastruktur air. Dipasena memiliki jaringan kanal dengan total panjang mencapai hampir 3.000 kilometer.

“Jika ditarik garis lurus, panjang kanal ini setara jarak Jakarta hingga Bangkok. Membangun infrastruktur sebesar ini dari nol pada masa sekarang adalah kemustahilan secara finansial. Karena itu, aset yang ada harus kita rawat dan fungsikan kembali secara maksimal,” jelas Nasdan.

Selama ini, para petambak secara swadaya melakukan pengerukan kanal menggunakan ekskavator hasil iuran panen. Namun, masuknya investor seperti PT Sakti Biru Indonesia (SBI) yang menggandeng perbankan (BRI) memberikan napas baru dalam hal permodalan, penyediaan input produksi (benih/pakan), hingga standarisasi operasional (SOP).

Menghadapi tantangan ekspor global dan isu anti-dumping, Dipasena mulai melirik potensi pasar domestik yang masif. Langkah ini makin kuat oleh kebijakan Gubernur Lampung melalui dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui Surat Edaran Gubernur, terdapat instruksi agar setidaknya satu hari dalam seminggu, menu program MBG menyajikan ikan atau udang. Kebijakan ini strategis untuk menyerap hasil panen lokal sekaligus meningkatkan konsumsi protein berkualitas bagi masyarakat.

“Strategi ini tidak hanya menyelamatkan ekonomi petambak dari fluktuasi harga global. Tetapi juga memastikan masyarakat kita sendiri dapat menikmati udang kualitas ekspor Vaname yang selama ini jarang di pasar lokal,” pungkas Nasdan.

Dengan kapasitas produksi mencapai 100 ton per hari jika beroperasi normal, tambak itu kembali menjadi ikon kedaulatan pangan dan tulang punggung ekonomi Lampung.

Tags: DipasenaDKP Lampungketahanan panganMinapolitanP3W Lampungtambak udang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

DPRD Lampung Dorong Dipasena Rebut Kembali Pasar Udang Dunia

byDelima Napitupuluand1 others
15/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mendukung penuh revitalisasi kawasan Dipasena kembali menjadi sentra produksi udang...

Pemprov Lampung Bersama Takmir Masjid Ulul Albaab Bataranila Gelar Bazar dan Pasar Murah 

Pemprov Lampung Bersama Takmir Masjid Ulul Albaab Bataranila Gelar Bazar dan Pasar Murah 

byEffranand1 others
15/02/2026

Kalianda (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama takmir Masjid Ulul Albaab Bataranila menggelar bazar...

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengikuti Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hyatt Regency Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM

Revitalisasi Dipasena Jadi Kartu As Gubernur Kejar Target Ekonomi 8 Persen

byDelima Napitupuluand1 others
15/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung mempertegas komitmennya untuk mengembalikan kejayaan kawasan tambak udang Dipasena. Revitalisasi kawasan pertambakan legendaris ini strategi...

Berita Terbaru

logo Liga Prancis
Bola

Diimbangi Brest, Lille Gagal Tembus Zona Champions

byIsnovan Djamaludin
15/02/2026

Lille (Lampost.co)–Ambisi LOSC Lille merangsek ke zona Liga Champions harus tertunda setelah ditahan imbang 1-1 oleh Stade Brestois pada pekan...

Read moreDetails
FSPPI Resmi Bergabung dengan KSPSI Jumhur Hidayat, Alzier Sambut Baik

FSPPI Resmi Bergabung dengan KSPSI Jumhur Hidayat, Alzier Sambut Baik

15/02/2026
logo Serie A

Atalanta Berjaya di Markas Lazio

15/02/2026
logo eredivisie

Brace Mika Godts Bawa Ajax Menang Telak 4-1 atas Fortuna Sittard

15/02/2026
Harry Kane (kedua kiri) mencetak dua gol

Bayern Muenchen Hajar Werder Bremen 3-0, Harry Kane Torehkan Rekor 500 Gol Karier

15/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.